Lebih Sehat dengan Makanan Organik di Tengah Pandemi

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Kamis 26 Agustus 2021 18:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 26 298 2461681 lebih-sehat-dengan-makanan-organik-di-tengah-pandemi-Ykta3hHHav.jpg Makanan organik (Foto: Enara health)

DI tengah pandemi Covid-19, gaya hidup organik kian meningkat, terutama di berbagai kota besar. Sebab kesadaran masyarakat modern untuk makan sehat agar dapat imun tubuh lebih kuat juga meningkat.

Apalagi di masa pandemi Covid-19, gaya hidup sehat dengan berbagai bahan makanan organik semakin diburu warga.

Selain guna meningkatkan imun agar terhindar dari virus corona, juga dapat mencegah penyakit lain seperti diabetes, jantung, hipertensi, dan stroke.

 makanan organik

Kepala Pelatihan Sumber Daya Manusia pada Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Alexander Nayoan menjelaskan, bahan organik dari Uni Eropa dikenal baik atas keunggulan kualitasnya, keamanan, keaslian, dan keberlanjutannya.

Makanya tak heran, ujar dia, banyak restoran dan hotel memilih untuk menggunakan berbagai bahan masakan dari Uni Eropa.

"Seperti permintaan bahan makanan organik akan terus tumbuh di Indonesia, khususnya yang didorong kesadaran di tingkat global atas berbagai upaya mewujudkan lingkungan hidup yang lebih berkelanjutan dan gaya hidup sehat," ujar Alexander, Kamis, (26/8/2021).

Bahan makanan organik memang memiliki keunggulan dibandingkan bahan makanan biasa. Misalnya kualitas dan gizi yang dikandungnya lebih baik. Selain itu juga bagus meningkatkan imun tubuh.

Marika Jakas selaku Kepala Seksi Perdagangan dan Ekonomi pada Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia menjelaskan, pihaknya selalu menjaga hubungan Uni Eropa-Indonesia selama bertahun-tahun melalui hubungan dagang, makanan, dan juga kebudayaan.

Ia menekankan bahwa Uni Eropa dan Indonesia memiliki nilai yang sama dalam standar kesempurnaan dalam hal makanan.

"Bagi masyarakat Eropa, menjalankan budidaya serta menghasilkan makanan bukanlah menjalankan bisnis saja. Ada semangat yang kuat, standar yang diterapkan, serta warisan budaya kuliner yang diapresiasi," ujarnya.

Indonesia, kata dia, juga menganut nilai-nilai yang serupa dengan semangat Eropa menerapkan standar kualitas yang tinggi, dengan tetap menekankan pada makanan tradisional yang berasal dari warisan budaya nasional yang telah tertanam kuat.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini