Podcast Bareng Menkes, Deddy Corbuzier Ngaku Belum Divaksin saat Positif Covid-19

Hantoro, Jurnalis · Kamis 26 Agustus 2021 16:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 26 481 2461595 podcast-bareng-menkes-deddy-corbuzier-ngaku-belum-divaksin-saat-positif-covid-19-4UPZDAjldd.jpg Deddy Corbuzier. (Foto: YouTube Deddy Corbuzier)

DEDDY Corbuzier mengaku belum divaksin saat dinyatakan positif covid-19 beberapa waktu lalu. hal itu ia ungkapkan ketika podcast bareng Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Fakta ini terungkap ketika Menkes Budi bertanya kepada Deddy Corbuzier yang lama menghilang selama dua minggu. "Jadi kenapa hilang dua minggu?" tanya Menkes Budi, dikutip dari kanal YouTube Deddy Corbuzier, Kamis (26/8/2021).

Baca juga: Belajar dari Deddy Corbuzier, Waspada Demam Minggu Kedua Covid-19 Bisa Sebabkan kematian! 

Deddy Corbuzier pun menjawab dengan tegas. "Hampir mati, Pak. Saya hampir mati gara-gara Pak Budi lho, Pak," canda Deddy Corbuzier.

"Gara-gara saya pada saat itu membantu Menkes pawai vaksin untuk manula. Jadi, saya belum divaksin," ungkap Deddy Corbuzier yang langsung disambut dengan kehebohan.

Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: YouTube Deddy Corbuzier)

Mengetahui rekannya tersebut belum divaksin, Menkes Budi pun terkejut. "Astagfirullah. Orang Jakarta tuh sudah 109 persen yang sudah divaksin, kecuali Deddy Corbuzier," ucap Menkes Budi terheran-heran.

Baca juga: Dokter Gunawan Beri Steroid ke Deddy Corbuzier, Buat Jaga Otot? 

"Ingat enggak Pak Budi, saya campaign. Yang manula-manula harus divaksin. Yang muda jangan rebutan vaksin, kasih dulu yang tua. Yang muda masih sehat, kasih dulu yang tua. Enggak mungkin dong saya ngomong gitu, terus saya minta vaksin. Jadi kena (covid-19)," ujar Deddy Corbuzier.

Deddy Corbuzier sendiri sempat menghilang dari media sosial dan podcast. Ia mengejutkan publik dengan pernyataannya hampir meninggal karena terkena covid-19. Pasalnya, saat itu Deddy mengalami badai sitokin dan paru-parunya rusak hingga 60 persen.

Selama sakit tersebut, Deddy pun dipantau ketat oleh Dokter Gunawan setelah berada di masa kritis ketika demam minggu kedua. Menurut Dokter Gunawan, jika minggu kedua masih demam, ada kemungkinan terjadi peradangan dalam tubuh yang lebih luas dari yang pertama dan kemungkinan pasien mengalami badai sitokin.

Istilah tersebut memang dikenal sebagai 'second-week crash'. Banyak dokter melaporkan keparahan pasien mulai terjadi di momen ini. Maka itu, situasi ini mesti ditangani dengan benar agar bisa menyelamatkan nyawa pasien covid-19. Hingga akhirnya Deddy Corbuzier sembuh dari serangan penyakit tersebut berkat bantuan Dokter Gunawan.

Baca juga: Saat Badai Sitokin Kenapa Saturasi Saya Baik? Tanya Deddy Corbuzier ke dr Gunawan 

Deddy Corbuzier dan Azka Corbuzier

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini