'Generasi Sandwich', Biasakan Menabung, Pandemi Masa yang Tak Menentu

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Kamis 26 Agustus 2021 13:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 26 612 2461495 generasi-sandwich-biasakan-menabung-pandemi-masa-yang-tak-menentu-ozkzbycAID.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

BERKURANGNYA pendapatan di masa pandemi hampir dialami banyak orang. Kondisi ini dinamai dengan siklus generasi sandwich.

Generasi milenial paling sering mengalami siklus sandwich generation di masa pandemi. Artinya mereka harus bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari dan memikul tanggung jawab menghidupi orangtua dan anak-anaknya.

 Keuangan

Sandwich generation ini bukan hal baru, karena sudah dikenal sejak 1981 oleh Dorothy Miller seorang profesor dan dosen dari Universitas Kentucky, Amerika Serikat.

Di Indonesia, menurut laporan Indonesia Millennial Report 2020 dan Data LIPI (Pusat Penelitian Kependudukan) menyimpulkan bahwa populasi milenials di tanah air adalah sebesar 63,5 juta jiwa dan hampir 68% di antaranya mengalami penurunan penghasilan sejak pandemi berlangsung.

Steffano Ridwan dari Maybank Indonesia mengatakan, di momen inilah generasi milenial harus bisa mengelola keuangan. Karena sewaktu-waktu Anda bisa mengalami kondisi krisis akibat pandemi.

"Kiat perencanaan dan pengelolaan keuangan individu pun harus disesuaikan dengan kondisi yang sedang dihadapi, terlebih bagi generasi sandwich millennial yang juga memikul tanggung jawab lintas generasi," ujarnya lewat keterangan resmi.

Dia menambahkan, Anda perlu menyiapkan dana darurat untuk keperluan mendesak. Steffano mencontohkan, pisahkan dana darurat itu di tabungan berbeda.

Tak cuma itu, Anda juga harus bisa mengendalikan gaya hidup. Karena sekarang saatnya Anda butuh menyisihkan uang untuk memerdekakan diri dari masalah siklus sandwich generation.

"Meski masih ingin mengikuti tren gaya hidup masa kini, jangan lupa menyiapkan dana darurat di masa situasi tak menentu ini," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini