Benarkah Covid-19 Bisa Sebabkan Kondisi Organ Tubuh Jadi Tidak Sempurna?

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 27 Agustus 2021 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 27 481 2462118 benarkah-covid-19-bisa-sebabkan-kondisi-organ-tubuh-jadi-tidak-sempurna-WZuqvw3ZWM.jpg Ilustrasi covid-19. (Foto: Stockking/Freepik)

TERUNGKAP bahwa kondisi organ tubuh, terutama paru-paru, orang yang pernah terinfeksi covid-19 sulit kembali seperti semula. Demikian dijelaskan dokter spesialis penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) Rudy Kurniawan SpPD.

"Terutama untuk kondisi medium sampai berat itu biasanya kembalinya lama dan kalau kita cek secara radiologis, gambarnya masih putih-putih atau ground-glass opacity (GGO)-nya masih ada," kata dr Rudy dalam sharing session virtual, Kamis 26 Agustus 2021, seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Ahli Ingatkan Orang Tak Divaksin Berpotensi Jadi Penyebar Super Virus Corona 

Sama seperti kulit tergores yang akan menimbulkan bekas luka meski sudah sembuh, dr Rudy menjelaskan peradangan atau kerusakan di paru-paru juga akan meninggalkan bekas.

Fungsi baru-paru juga akan berkurang sehingga butuh waktu lama untuk bisa mengembalikannya seperti semula. "Tapi kalau kondisi ringan, GGO-nya tipis, bisa jadi lebih cepat," imbuhnya.

Ilustrasi organ tubuh. (Foto: Rawpixel/Freepik)

Sedangkan bagi orang yang memiliki komorbid diabetes, lanjut dr Rudy, kadar gula darahnya akan berantakan pasca terinfeksi covid-19. Penyebabnya adalah obat-obatan yang dikonsumsi selama masa perawatan.

"Ada beberapa obat yang membuat gula naik, infeksinya juga membuat gula jadi berantakan," katanya.

Baca juga: Alami Rambut Rontok? Dokter Bagikan Cara Ampuh Mengatasinya 

Hal itu membuat seseorang dengan komorbid diabetes memerlukan pengawasan ketat pasca-terinfeksi covid-19 dengan selalu melakukan observasi kadar gula darah dan mengatur kembali obat-obatan yang dikonsumsi.

Sementara itu, orang dengan komorbid penyakit jantung mungkin akan mengalami perubahan seperti pengurangan pompa jantung dan gangguan terhadap fraksi ejeksi.

Oleh karena itu, dr Rudy menganjurkan bahwa usai seseorang terkena covid-19, wajib menerapkan pola makan sehat, olahraga, dan istirahat yang cukup.

Baca juga: Waspada Asam Urat Menyerang pada Malam Hari, Kenali Gejalanya 

"Tapi pola makan sehat dan olahraga yang seperti apa itu beda antara satu individu dengan individu lain," kata dr Rudy.

"Jangan takut untuk konsultasi apalagi sekarang sudah banyak telemidisin. Jadi daripada dengar kata orang lain, lebih baik konsultasi dulu untuk mengetahui langkah apa yang tepat untuk dilakukan supaya tidak salah, karena setiap orang berbeda," tuntasnya.

Ilustrasi covid-19. (Foto: Kjpargeter/Freepik)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini