Wamenkes: Pandemi Harus Jadi Momentum Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Jum'at 27 Agustus 2021 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 27 481 2462211 wamenkes-pandemi-harus-jadi-momentum-tingkatkan-pelayanan-kesehatan-Qwq6AhoXAI.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

DALAM menguatkan bidang farmasi kesehatan perlu peran teknologi informasi. Tak ada lagi apoteker yang gaptek dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Wamenkes Dante Saksono Harbuwono mengatakan, pemerintah mendukung upaya pemanfaatan teknologi dalam dunia kesehatan. Langkah ini diharapkan menjadi salah satu solusi dalam menjawab tantangan di tengah pandemi Covid-19.

"Teknologi informasi digunakan untuk memajukan dan mentransformasikan praktek kefarmasian. Kami berharap para apoteker untuk menginkatkan pelayanan Kesehatan, terutama upaya penanggungalan pandemic Covid-9 saat ini," ujar Dante saat membuka Rakernas dan PIT Ikatan Apoteker Indonesia, baru-baru ini.

 Dante

Ditambahkan Dante, apoteker sebagai salah satu tenaga kesehatan yang melayani masyarakat secara langsung. Mereka harus dapat beradaptasi untuk mengimplementasikan teknologi komunikasi dan informasi secara komprehensif dan holistic.

"Di masa pandemi ini menjadi momentum untuk para nakes terutama apoteker dalam meningkatkan pelayanan kesehatan," imbuh dia.

Kepala BPOM Penny K Lukito juga ikut mendukung pemanfaatan teknologi informasi dalam pengembangan dunia farmasi. Menurutnya, hal ini penting dilakukan dalam upaya memberikan pelayanan kefarmasian.

"Digitalisasi sangat penting dalam upaya memberikan pelayanan kefarmasian. baik kini maupun di masa depan," tutur Penny.

Sementara Ketua Umum PP IAI, apt Drs nurul Falah Eddy Pariang mengatakan, sudah saatnya bidang kefarmasian Indonesia berevolusi. Sudah tak ada lagi apoteker yang gagap dan gugup menghadapi teknologi digital di bidang kesehatan.

"Sehingga kalau praktik kefarmasian yang kita lakukan masih secara konvensional, maka bukan tidak mungkin kalau di masa yang tidak terlalu lama ke depan menjadi using bin tunggang langgang," ungkap Nurul Falah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini