Share

Menkes Tegaskan Vaksin Covid-19 Gratis: Laporkan yang Minta Bayaran!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 27 Agustus 2021 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 27 481 2462266 menkes-tegaskan-vaksin-covid-19-gratis-laporkan-yang-minta-bayaran-nsIAIjjyHq.jpg Menkes Budi Gunadi (Foto : Dok.Setpress)

SELAMA masa pandemi Covid-19, vaksinasi adalah hal penting dan paling banyak dicari orang. Tak heran jika momen vaksinasi Covid-19 ini berpotensi mengundang oknum tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan pribadi dari situasi ini. Salah satunya adalah oknum yang meminta bayaran jika ingin mendapatkan vaksin Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan melalui akun Instagramnya @kemenkes_ri mengatakan bahwa semua mereka vaksin Covid-19 yang digunakan untuk program vaksinasi yang dilaksanakan pemerintah sejak Januari 2021 diberikan secara gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia tanpa kecuali.

Vaksin Covid-19

Oleh sebab itu, Menteri Kesehatan-Menkes Budi Gunadi Sadikin, meminta masyarakat untuk bersikap proaktif untuk membantu pemerintah apabila menemukan kejanggalan atau kecurigaan terkait dengan program vaksinasi Covid-19. Khususnya bila ada oknum tidak bertanggung jawab yang memungut bayaran dalam pemberian vaksin.

“Sangat penting bagi masyarakat untuk membantu pemerintah dengan menjaga bahwa semua vaksin gratis. Apabila ada yang berbayar, segera laporkan!” kata Menkes Budi.

Baca Juga : Menkes : Varian Delta Bikin Efikasi Vaksin Berbasis mRNA Turun Drastis

Bagi masyarakat yang menemukan vaksinasi Covid-19 pemerintah yang berbayar, bisa melaporkan ke Pengaduan Kementerian Kesehatan di Halo Kemenkes 1500567 atau email ke pengaduan.itjen@kemenkes.go.id. Apabila masyarakat ingin mengetahui stok vaksin dan update vaksinasi Covid-19 di Indonesia, bisa mengunjungi website vaksin.kemkes.go.id.

“Semua memiliki hak yang sama untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Pemerintah bersama Pemda, organisasi keagamaan, pelaku usaha, organisasi sosial dll terus menghadirkan sentra-sentra vaksinasi sebagai bagian dari memperluas cakupan vaksinasi nasional guna mempercepat tercapainya herd immunity,” tulis unggahan tersebut.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini