Anak Tutup Mulut ketika Makan, Jangan Dipaksa Yuk Kenali Penyebabnya

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Selasa 31 Agustus 2021 08:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 30 612 2463572 anak-tutup-mulut-ketika-makan-jangan-dipaksa-yuk-kenali-penyebabnya-TEtMSUX0L0.jpg Ilustrasi. (Foto: Parenting)

SETIAP ibu pasti mengalami bayi susah makan atau Gerakan Tutup Mulut (GTM). Tak perlu panik Moms, Anda harus cari tahu penyebabnya juga mencari solusi.

Diakui Influencer dr Deva Putriane, GTM sudah sering dialami para ibu, karena semua anak hampir pernah GTM. Cuma masalah ini harus dicari tahu penyebabnya.

"Paling pertama cari tahu dulu penyebabnya, apa pas makan popok basah, atau pas lagi sakit enggak enak badan yang bikin dia enggak enak makan."

bayi

"Terus bisa juga tumbuh gigi atau bayi waktunya naik tekstur makan, tapi dia ga ngeh, atau dia terlalu cepat naik tekstur karena ibunya pengen," katanya saat webinar “Semangat Sehat, Merdeka dari Virus dan Bakteri Jahat” yang digelar Global Berkat Ultima, baru-baru ini.

Selain itu, ujar dr Deva, GTM juga normal dialami oleh anak yang baru mendapat MPASI. Yaitu pada anak usia 6 bulan, karena dia harus adaptasi mengenal tekstur makanan.

Jadi, jika anak tak mau, jangan dipaksakan agar tidak timbul trauma. Perlahan-lahan Anda bisa menyuapi anak dengan rasa cinta dan perkenalkan banyak jenis makanan kepada si kecil.

Untuk meminimalisir GTM, kata dia, sebaiknya ibu membuat jadwal aktivitas untuk si kecil. Misalnya buat jadwal jam makan yang teratur agar bayi paham.

Disarankan pula Anda membuat feeding rules yang benar. Kapan anak makan pagi,  snack time, sampai jam tidur yang harus teratur. 

"Jadwal ini juga bisa pengaruhi si anak GTM apa enggak, karena anak akan bingung, pas di jadwal misal jam 10 dikasih makan, padahal jadwalnya tidur, pasti dia bingung," tambahnya.

Kemudian, agar anak tidak GTM saat makan, sebaiknya hindari hal-hal yang menbuat anak terdistraksi. Misalnya saat anak makan tidak boleh sambil nonton.

"Pada anak di bawah 2 tahun, harus benar-benar kenal tekstur. Kalau sambil nonton, dia enggak ngerasin makanan enak dan enggak fokus makan," terangnya.

Di samping itu, biasakan anak makan paling lama 30 menit. "Makan habis enggak habis harus 30 menit dan aturan makan si anak," ujarnya.

Jika lebih dari 30 menit, anak langsung teralihkan oleh hal lain. Juga bila membiarkan anak makan lebih dari 30 menit, rasa makanannya tidak enak.

Solusi lain adalah seorang ibu harus tahu makanan favorit anak. Jika anak GTM, beri makanan tersebut agar tetap semangat makan.

"Ibu harus tahu namanya menu kunci dan jangan kehabisan akal Kalau anak GTM kasihlah menu kunci, atau tambahkan rasa pada makanan, garam, keju atau yang lain bisa menggugah selera makan," ungkapnya.

Meski GTM normal, namun perlu Anda waspadai saat anak mengalami hal ini lebih dari 7 hari. Bahayanya tentu bisa menyebabkan anak kekurangan gizi atau timbul penyakit lain.

"Kalau sudah digali anaknya sehat, enggak distraksi juga, tapi tetap GTM maka bawa ke dokter. Anak bisa kekurangan gizi, lalu stunting, maka kalau lebih seminggu itu bawa ke dokter," tutupnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini