Mengenal RCC, Kanker Ginjal Akibat Rokok hingga Obesitas

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 01 September 2021 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 01 481 2464517 mengenal-rcc-kanker-ginjal-akibat-rokok-hingga-obesitas-0LkjS9MtCD.jpg Ilustrasi bahaya RCC atau kanker ginjal. (Foto: Shutterstock)

APAKAH Anda mengetahui Renal Cell Carsinoma (RCC) atau karsinoma sel ginjal? Ini merupakan jenis kanker ginjal yang faktor risiko utamanya akibat kebiasaan merokok, obesitas, hingga tekanan darah tinggi.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan hematologi onkologi medik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kencana, Nadia Ayu Mulansari SpPD-KHOM, menjelaskan bahwa riwayat keluarga terkena kanker ginjal, paparan di tempat kerja, seperti lingkungan dengan bahan kimia tertentu, konsumsi alkohol dan obat penghilang rasa sakit dalam jangka waktu lama juga bisa menjadi faktor risiko kanker ginjal ini.

Baca juga: Supaya Lebih Mudah Tidur, Coba Terapkan Atur Napas 4-7-8 

"Faktor risiko terkena kanker hanya 5–10 persen yang diakibatkan oleh faktor genetika, sedangkan 90–95 persen lebih disebabkan faktor lingkungan. Maka jika mau sehat, berhentilah merokok dan jagalah berat badan ideal. Jagalah tekanan darah agar tidak tinggi. Konsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan dan sayuran, dan berolahragalah secara teratur," jelas dr Nadia dalam keterangan Yayasan Kanker Indonesia (YKI), seperti dikutip dari Antara, Rabu (1/9/2021).

Ilustrasi gejala kanker ginjal.

Ia menerangkan bahwa RCC adalah sel ganas yang tumbuh pada tubulus ginjal. Sebagai jenis kanker yang agresif, RCC dapat menyebar ke organ lainnya seperti paru-paru, hati, dan otak sehingga sangat penting untuk lebih peka dalam merasakan dan mengetahui tanda dan gejalanya sejak awal.

Baca juga: Kisah Raline Shah Kini Jadi Pencinta Kopi, padahal Dulu Gak Suka 

Pada stadium dini, biasanya kanker ini tidak menimbulkan tanda atau gejala apapun dan diagnosis biasanya dicurigai berdasarkan temuan insidental, baik dengan CT, MRT, ataupun biopsi.

Namun pada stadium lanjut, pasien kemungkinan dapat merasakan gangguan seperti adanya darah dalam urine, urine berwarna kemerahan, nyeri punggung bawah di satu sisi meski tidak ada cedera, ada benjolan di samping atau punggung bawah, sering terasa lelah dan kehilangan selera makan, berat badan turun meski tidak melakukan diet, demam yang tidak kunjung sembuh meski tidak terdapat infeksi, serta kurangnya sel darah merah atau anemia.

Dia mengingatkan Anda untuk selalu mewaspadai jika terdapat gejala seperti feses berdarah dan segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis.

"Kebanyakan RCC didiagnosis pada usia di atas 60 tahun dan ditemukan pada stadium awal, namun tidak sedikit pasien yang didiagnosis pertama kali dan sudah berada pada stadium dimana kanker ginjal telah mestastatik atau pada stadium lanjut, sehingga memerlukan perawatan yang seksama dan tepat agar kualitas hidup pasien dapat terus terjaga," papar dr Nadia.

Baca juga: Telemedisin Bisa Jadi Alternatif Konsultasi Pasien Kanker Paru 

Menurut data GLOBOCAN 2020, kejadian baru kanker ginjal di Indonesia sebanyak 2.394 kejadian baru dengan 1.358 kematian (57 persen) akibat kanker ginjal, sementara di dunia, terdapat 431.288 kasus baru dengan 179.368 (41 persen) kematian.

Pengobatan RCC meliputi pembedahan seperti nefrektomi atau pengangkatan tumor dari ginjal, dilanjutkan dengan terapi sistemik. Jika kedua ginjal sudah diangkat, maka pasien perlu menjalani cuci darah seumur hidupnya.

Dengan kemajuan pengobatan, kini pasien RCC dapat memanfaatkan pengobatan imunoterapi atau terapi biologis. Terapi lainnya meliputi terapi target dimana pengobatan ditargetkan hanya ke sel kanker saja sehingga efek terhadap sel sehat minimal.

"Pilihan perawatan akan menyesuaikan dengan keadaan stadium RCC yang dialami pasien, hal ini agar kualitas hidup pasien dapat berlangsung baik," tuntas dr Nadia yang juga anggota Bidang Pelayanan Sosial YKI itu.

Baca juga: Faktor Genetika Hanya Berpengaruh 10% Pada Kanker Ginjal, 90%-nya dari Mana? 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini