Kemenkes Pastikan Data Masyarakat di eHAC Tidak Bocor dan Dalam Perlindungan

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 01 September 2021 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 01 481 2464583 kemenkes-pastikan-data-masyarakat-di-ehac-tidak-bocor-dan-dalam-perlindungan-ADrrxeWYFG.jpeg Ilustrasi aplikasi eHAC Kemenkes. (Foto: MNC Portal)

DUGAAN kebocoran data Indonesia Electronic Health Alert Card (eHAC) menjadi pembahasan hangat beberapa hari ini. Kabarnya data yang bocor bersumber dari aplikasi eHAC versi lama dan telah dinonaktifkan sejak 2 Juli 2021.

Terkait dugaan kebocoran data eHAC tersebut, Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Anas Ma'ruf coba menyampaikan perkembangan penyelidikan terkait kasus ini.

Baca juga: Waduh, Data di Aplikasi eHAC Kemenkes Diduga Bocor 

Dalam sesi jumpa pers yang disiarkan langsung di kanal YouTube Kemenkes, Rabu (1/9/2021), setidaknya ada enam poin penting yang disampaikan dr Anas:

1. Informasi adanya kerentanan pada mitra platform Health Alert Card (eHAC) yang dilaporkan oleh mentor serta telah diverifikasi oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) diterima oleh Kemenkes pada 23 Agustus 2021.

Kemenkes melakukan penelusuran dan menemukan kerentanan tersebut pada platform mitra eHAC. Kemenkes langsung melakukan tindakan dan kemudian dilakukan perbaikan-perbaikan pada sistem mitra tersebut.

Ilustrasi aplikasi eHAC Kemenkes. (Foto: Mister Aladin)

2. Sebagai bagian dari mitigasi risiko keamanan siber, maka Kemenkes telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Kominfo, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskim Polri.

Bertujuan untuk melakukan proses investigasi guna menelusuri dan memastikan bahwa tidak ada kerentanan lain yang bisa digunakan untuk mengeksploitasi sistem tersebut.

Baca juga: Dugaan Kebocoran Data, Kemenkes Minta Uninstall eHAC yang Lama 

3. Kemenkes mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi di mana fitur eHAC yang terbaru sudah terintegrasi di dalamnya. Platform PeduliLindungi ini tersimpan dalam Data Nasional dan sudah dilakukan oleh BSSN yakni IT Security Management.

4. Data masyarakat yang ada dalam sistem eHAC tidak bocor dan dalam perlindungan. Data masyarakat yang ada dalam eHAC tidak mengalir ke platform mitra.

Sedangkan data masyarakat yang ada dalam platfrom mitra adalah tanggung jawab penyelenggaran sistem elektronik, sesuai Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE, dan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019.

Baca juga: Data di Aplikasi eHAC Diduga Bocor, Ini Respons Kemenkes 

5. Kemenkes mengucapkan terima kasih atas masukan dari pihak-pihak terkait yang telah memberikan informasi adanya kerentanan tersebut sehingga dapat ditindaklanjuti untuk menghindari risiko kemanan siber yang lebih besar lagi.

6. Kemenkes mengajak seluruh masyarakat dan stakeholder untuk memanfaatkan serta menjaga terhadap penggunaan sistem informasi yang terkait dengan pengendalian pandemi covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini