Sandiaga Uno Menggigil Usai Vaksinasi Dosis Kedua, Langsung Minum Paracetamol

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 01 September 2021 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 01 481 2464618 sandiaga-uno-menggigil-usai-vaksinasi-dosis-kedua-langsung-minum-paracetamol-NMAoZ53PJz.jpg Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto: Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menceritakan pengalamannya usai menjalani vaksinasi covid-19 dosis kedua. Ia mengatakan ada gejala yang dialaminya.

Sandiaga menuturkan bahwa setelah menerima vaksinasi covid-19 dosis kedua, badannya merasa menggigil. Namun ia langsung menanganinya, yakni meminum obat paracetamol supaya efek samping dari vaksin dosis kedua ini tidak terlalu parah dan mengganggu aktivitasnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Capai 100 Juta Suntikan, Masyarakat Diimbau Tidak Takut Divaksin 

"Saya pun baru divaksin dosis kedua kemarin, rada sedikit demam dan menggigil, namun setelah minum paracetamol insya Allah apa yang menjadi reaksi vaksin ini untuk mencapai kekebalan tubuh," terang Sandiaga dalam keterangannya, Rabu (1/9/2021).

Ilustrasi vaksin covid-19. (Foto: Kjpargeter/Freepik)

Sementara itu Sandiaga mendukung penuh dan mendorong akselerasi percepatan vaksinasi covid-19 bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat yang ada di Destinasi Super-Prioritas (DSP) Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca juga: Kemenkes Pastikan Data Masyarakat di eHAC Tidak Bocor dan Dalam Perlindungan 

Selain itu, ungkap dia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan 4 ribu pelaku parekraf dan masyarakat mendapat vaksinasi dosis pertama selama empat hari mulai 1–4 September 2021.

"Saya sangat mendukung program pelaku Baku Bantu Labuan Bajo sebagai bentuk KolaborAksi," paparnya.

Sandiaga Uno menjelaskan, data dari Kementerian Kesehatan sampai 31 Agustus 2021 menunjukkan masyarakat Indonesia yang menerima vaksinasi sudah mencapai 30,6 persen untuk dosis pertama. Sementara di Kabupaten Manggarai Barat sendiri baru 25 persen masyarakat yang telah divaksin.

"Untuk itu perlu kita kejar dan akselerasi, karena Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, ini merupakan salah satu dari 5 Destinasi Super-Prioritas," pungkasnya.

Baca juga: 5 Sayuran Penurun Gula Darah, Cocok untuk Penderita Diabetes 

Menparekraf Sandiaga Uno.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini