Luna Maya Akui Tertarik Pakai Botox, Yuk Simak Apa Efek Sampingnya

Calista Angelina, Jurnalis · Jum'at 03 September 2021 03:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 02 611 2465372 luna-maya-akui-tertarik-pakai-botox-yuk-simak-apa-efek-sampingnya-OUBCDWetsc.jpeg Luna Maya. (Foto: Instagram)

ARTIS cantik Luna Maya memang baru berulang tahun belum lama ini. Luna Maya pun diundang ke podcast Deddy Corbuzier untuk "merayakan" ulang tahunnya, sekaligus diberikan hadiah.

Tapi, layaknya narasumber lain. Deddy Pun memberikan pertanyaan-pertanyaan kritis seputar Luna Maya, salah satunya adalah umur Luna.

“Umur berapa lu? Lu yang mancing sih,” tanya Deddy.

“28, kenapa emang? Masih 28 keliatan kan ya. Iya gapapa nanti gua tarik-tarik, botox lah. Ya namanya juga ada teknologi kenapa ga dipake,” jawab wanita 38 tahun itu.

Deddy pun mengungkapkan kalau ia setuju saja kalau cewek-cewek melakukan botox. Menurutnya, kalau bisa mempercantik ya kenapa engga.

Luna Maya pun mengaku ia tertarik untuk melakukan botox dalam beberapa tahun ke depan namun ia harus melakukan riset dahulu sebelum mengambil tindakan botox. 

“Katanya ya kalau lu udah umur 50-60 tahun baru mau botox itu telat, kalau mau mulai tuh di 30-40 tahun,” ungkap Deddy.

Luna Maya

Botulinum toxin (BTX) atau lebih dikenal dengan sebutan botox ternyata merupakan protein murni yang berasal dari bakteri Clostridium Botulinum. Botox digunakan untuk mengatasi masalah penuaan pada kulit. 

Meski begitu, faktanya botox itu justru berupa racun yang dapat menyebabkan botulisme, kondisi keracunan serius yang dapat mengakibatkan kelumpuhan bahkan kematian apabila digunakan dalam dosis kadar tinggi.

Dilansir dari American Society of Plastic Surgeons, angka pengguna prosedur kecantikan nonbedah ini mencapai sekitar 7 juta dan terus meningkat. Hal ini disebabkan oleh semakin banyaknya orang-orang yang mulai melakukan botox sebagai tindakan untuk mengatasi masalah penuaan sedari dini.

Menurut Ketua Riset Klinis di Mount Sinai Hospital New York, Joshua Zeichner penggunaan botox itu tergantung pada usia. Joshua memaparkan bahwa kini wanita di bawah 30 tahun mulai menjalani perawatan botox sebagai tindakan pencegahan.

Selain itu dalam Washingtonian, Elizabeth Tanzi selaku professor kecantikan George Washington University Medical Center di Washington, D.C mengungkapkan bahwa umumnya botox itu tergantung pada warna kulit dan gaya hidup masing-masing. Umumnya, pada ras kaukasia botox dilakukan pada usia 35 sampai 40 tahun. 

Bagi mereka yang berkulit gelap, umumnya botox pada usia 40 sampai 45 tahun. Hasil dari suntik botox pun tidak permanen, dipengaruhi oleh gaya hidup namun umumnya hanya bertahan 4 sampai 6 bulan saja kemudian harus melakukan suntik botox ulang.

The Aesthetic Society juga memaparkan bahwa suntik botox dapat mengakibatkan bermacam efek samping diantaranya; sakit kepala, demam, gatal, nyeri, bengkak, mulut kering, mata kering, kelopak mata turun, bibir miring, dan lain sebagainya. 

Bahkan lebih parah apabila terjadi reaksi alergi seperti sesak napas dan pembengkakan pada tenggorokan. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk melakukan botox penting untuk riset soal efek samping, kredibilitas klinik agar dapat menghindari segala hal yang berisiko. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini