Menikmati Sensasi Kuliner Unik yang Khas dari Raja Ampat

Karina Asta Widara , Jurnalis · Jum'at 03 September 2021 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 03 12 2465705 menikmati-sensasi-kuliner-unik-yang-khas-dari-raja-ampat-BGLRy1jkXj.jpg Foto : Instagram @Aleniapapuacoffee

Papua merupakan pulau yang berada di wilayah timur Indonesia. Keindahan alam pulau ini tidak hanya dikenal oleh wisatawan dalam negeri saja, melainkan wisatawan mancanegara pun menjadikan Papua sebagai destinasi wisata yang tidak boleh terlewatkan. Nah, salah satu kawasan wisata yang populer di kalangan para wisatawan ini adalah Raja Ampat di Provinsi Papua Barat.

Raja Ampat menyimpan banyak sekali keidahan alam khususnya bawah laut yang mampu memikat wisatawan. Ketika berkunjung ke Raja Ampat, sempatkanlah juga untuk mencoba kuliner khasnya yang jarang Anda temui di daerah lain, apa saja? Yuk kita intip!

1. Cacing Laut

  

Foto: Instagram @mamalisa.cookandbake

Mendengar namanya saja, mungkin Anda akan menganggap jika makanan satu ini terbilang ekstrim. Namun, berbeda dengan masyarakat yang tinggal di Raja Ampat khususnya, cacing laut merupakan camilan sehari-hari yang biasa dimakan oleh masyarakat daerah Raja Ampat di wilayah bagian utara.

Sekilas, bentuk dari cacing laut ini serupa dengan cacing tanah pada umumnya. Namun untuk membedakan cacing laut Raja Ampat dengan yang lainnya adalah warnanya terlihat lebih terang. Proses pengolahannya, yaitu dengan dibersihkan terlebih dahulu. Selanjutnya jika cacing sudah bersih, dipanggang menggunakan tempurung kelapa, serabut, dan kayu bakar. Meski terlihat sebagai makanan yang cukup unik, siapa sangka jika cacing laut ini menurut penelitian para ahli mengandung gizi yang tinggi dan bagus untuk vitalitas pria. Kandungan gizi dalam cacing laut juga bagus untuk perkembangan dan kesehatan otak terutama untuk anak-anak karena seperti halnya ikan, cacing laut juga kaya protein, lemak, karbohidrat, asam lemak, asam amino, dan vitamin A, B1, B6, B12, E. Selain itu, ada juga beragam jenis mineral lainnya yang bermanfaat untuk tubuh.

 

Foto: Instagram @tokokerupuk_rajaampat

Penasaran dengan rasanya? Anda bisa membeli olahan cacing laut yang dibuat oleh para pelaku UMKM lokal di Indonesia baik yang masih mentah, kering, atau yang sudah dijadikan sebagai makanan olahan seperti kerupuk. Sambil menunggu dibukanya kembali objek wisata Raja Ampat, makanan khas dari Papua ini bisa Anda nikmati saat di rumah dengan #BeliKreatifLokal secara online, salah satunya dari brand lokal @tokokerupuk_rajaampat.

 

 2. Ikan Bakar Manokwari

 

 Foto: instagram @aleniapapuacoffee

Raja Ampat memiliki keindahan biota laut yang luar biasa. Sehingga tidak heran jika disana banyak sekali makanan khas laut atau seafood yang lezat dan menggugah selera. Seperti ikan bakar Manokwari salah satu kuliner khas Raja Ampat yang tidak boleh dilewatkan.

Sajian ini berbahan dasar ikan tongkol hasil tangkapan nelayan yang dibakar secara tradisional menggunakan bumbu khas Papua. Penyajian ikan bakar ini pun agak sedikit berbeda, karena sambalnya langsung dilumuri di atas ikan.

Buat Anda yang masih #DiRumahAja dan ingin menjadikan ikan bakar Manokwari sebagai menu makan siang, segera pesan online melalui akun media sosial @aleniapapuacoffee atau melalui aplikasi pesan antar favorit Anda.

3. Papeda Kuah Ikan Kuning

 

 Foto: Instagram @seputar_papua

Papeda merupakan salah satu kuliner khas Papua yang paling terkenal. Di Raja Ampat pun, makanan satu ini menjadi makanan yang paling dicari, apalagi kalau bukan papeda ikan kuah kuning. Papeda dari Raja Ampat ini memiliki tekstur yang lebih lengket dan cara membuatnya pun sangat sederhana, yakni mencampur air mendidih dengan tepung sagu, kemudian diaduk hingga memiliki tekstur laiknya lem.

Sebagai campurannya adalah ikan kuah kuning, yang merupakan masakan berbahan dasar ikan cakalang, tuna, gabus, mubara, atau tongkol. Nantinya, ikan ini dimasak dengan air menggunakan campuran kunyit, daun bawang, kemangi, serai, tomat, air jeruk nipis, jahe, bawang putih, dan cabai rawit. Kuah ini memiliki rasa yang gurih dan asam. Cara makannya pun cukup mudah, tinggal mencampurnya dengan papeda di dalam mangkok kemudian dimakan secara bersamaan.

Jika tak ingin repot memasak papeda lengkap dengan ikan kuah kuning, Anda bisa pesan secara online melalui akun media sosial @papoeabynature atau cek berbagai restoran lainnya di aplikasi pesan antar.

4. Ulat sagu

 

 Foto: Instagram @dailyvillage

Kuliner lainnya yang cukup populer di Papua khususnya Raja Ampat adalah ulat sagu. Di Raja Ampat sendiri, olahan ulat sagu biasanya dibakar seperti sate atau dimasak dengan beragam macam bumbu khas Papua seperti rica-rica, balado, atau ditumis. Namun, ada sebagian masyarakat yang memang langsung mengonsumsinya mentah-mentah. Rasa dari ulat sagu mentah ini memiliki cita rasa manis gurih yang keluar dari perutnya saat digigit. Tak hanya itu, kuliner satu ini juga mengandung banyak protein yang baik untuk tubuh, lho!

Instagram @dapurnene_sorong

Bagi Anda yang penasaran dengan cita rasa ulat sagu namun tidak berani memakannya mentah-mentah, jangan khawatir, saat ini ada banyak pelaku UMKM yang sudah menjual ulat sagu olahan menjadi kerupuk yang siap dimakan. Penasaran? Segera pesan secara online dari pengusaha lokal @dapurnene.sorong, sehingga Anda bisa menikmati olahan ulat sagu #DiRumahAja.

Nah, itu dia kuliner unik khas Raja Ampat. Walau tempatnya jauh di mata, tapi dengan #BeliKreatifLokal secara online cita rasanya jadi dekat di hati, ya!

Seperti yang dikatakan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menyebut beragam kuliner khas Nusantara merupakan identitas nasional. Sehingga tidak hanya harus dipertahankan, tetapi juga dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Kami pada prinsipnya dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sangat bersemangat, bahwa ini (kuliner) adalah nation identity," ungkap Sandiaga.

Selain membeli kuliner dari para pelaku usaha lokal, kita juga bisa berpartisipasi dalam pemulihan ekonomi nasional dengan cara lainnya yaitu tetap mematuhi protokol kesehatan 6M. Mulai dari mencuci tangan dengan sabun, memakai masker yang benar, menjaga jarak, menghindari keramaian, menghindari makan bersama, serta mengurangi mobilitas. Jangan lupa juga ikuti anjuran Pemerintah untuk melakukan vaksinasi, ya! Hal ini bertujuan untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity. Jika semua sehat, maka perekonomian nasional akan segera pulih.

Mau tahu informasi lainnya seputar pariwisata dan kuliner khas nusantara? Yuk follow akun Instagram @pesonaid_travel! (CM)

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini