Share

Masih Aman, Wamenkes Sebut Varian Mu Tak Terdeteksi di Indonesia

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 06 September 2021 19:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 06 612 2467086 masih-aman-wamenkes-sebut-varian-mu-tak-terdeteksi-di-indonesia-eyVabuHNq0.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BADAN Kesehatan Dunia (WHO) memberikan status variant of interest (VOI) pada varian Mu. Meskipun statusnya tidak lebih tinggi dari varian Delta tapi varian Mu disebut kebal akan vaksin.

Meski demikian, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono mengungkapkan bahwa hingga sekarang varian Mu belum terdeteksi di Indonesia. Menurutnya, pencarian varian Mu sudah dilakukan di seluruh Indonesia.

"Di beberapa tempat di Indonesia belum ditemukan varian Mu. Kami sudah melakukan genome sequencing terhadap 7 ribuan orang di seluruh Indonesia dan belum terdeteksi varian Mu," terang Wamenkes Dante di konferensi pers virtual Update PPKM dan Penanganan Covid-19, Senin (6/9/2021).

Varian Mu

Dengan data tersebut, Wamenkes sangat berharap bahwa varian Mu ini abortif atau benar-benar tidak terdeteksi di Indonesia dan bisa dikendalikan dengan baik sehingga tidak menyebabkan keparahan di masyarakat. "Mudah-mudahan varian Mu ini akan abortif seperti varian Lambda beberapa waktu lalu di Peru," harap Wamenkes.

Mutasi virus sendiri merupakan hal yang pasti terjadi dalam dunia mikrobiologi. Hal ini karena kasus yang terus berkembang dan kejadian yang terus terjadi. Itu kenapa, masyarakat harus tetap waspada terhadap segala jenis varian dengan terus disiplin protokol kesehatan dan vaksinasi dilakukan.

"Semakin lama kasus ini berkembang dan semakin lama pandemi berlangsung, maka virus akan melakukan modifikasi berupa mutasi. Salah satu mutasi selain varian Delta yang baru kita alami, kini muncul varian Mu yang terdeteksi pertama kali di Kolombia," papar Wamenkes.

"Secara laboratorium, varian Mu ini mempunya resistensi terhadap vaksin. Ini dalam konteks laboratorium, bukan epidemiologis, tetapi penyebarannya tidak sehebat Delta," tambahnya.

Sekali lagi diimbau kepada masyarakat untuk terus jalankan protokol kesehatan, terlebih kasus Covid-19 di Indonesia yang terus menurun dan angka cakupan vaksinasi terus bertambah.

"Berkaca dari kejadian di luar negeri, di mana Amerika Serikat misalnya dengan cakupan vaksinasi yang sudah sangat tinggi tetapi lonjakan kejadian masih bisa terjadi, kita semua mesti terus disiplin menjalankan protokol kesehatan dan meningkatkan cakupan vaksinasi berjalan seiringan," papar Wamenkes Dante Saksono.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini