Cegah Persebaran Varian Mu, Pemerintah Tingkatkan Pengawasan di Pintu Masuk

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 08 September 2021 09:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 481 2467880 cegah-persebaran-varian-mu-pemerintah-tingkatkan-pengawasan-di-pintu-masuk-4ioRlmllGC.jpg Ilustrasi cegah persebaran covid-19 varian Mu. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

COVID-19 varian Mu kini jadi fokus negara-negara di dunia, termasuk Indonesia, untuk dicegah agar tidak masuk. Pemerintah pun bergerak cepat mengantisipasi persebaran virus covid-19 varian Mu di Tanah Air dengan meningkatkan pengawasan di seluruh area pintu masuk ke Indonesia dari luar negeri.

"Pemerintah bergerak cepat dan tepat untuk mengantisipasi masuknya covid-19 varian Mu atau B.1.621. Semua ini dilakukan agar Indonesia tidak mengalami gelombang ketiga covid-19," ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dalam keterangan resminya, seperti dikutip dari Antara, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: Cegah Varian Mu, Prof Wiku Sebut Pemerintah Perketat Kebijakan Karantina Internasional 

Ia memastikan pengawasan dilakukan di seluruh pintu masuk, seperti bandara dan pelabuhan. Pemeriksaan dilakukan secara "whole genome sequencing" kepada seluruh warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA) yang memiliki riwayat perjalanan ke negara dengan tingkat persebaran varian Mu tinggi seperti Kolombia, Jepang, India, Hong Kong, Ekuador.

Ilustrasi covid-19 varian Mu. (Foto: Okezone)

"Whole genome sequencing" merupakan upaya untuk mengetahui persebaran mutasi virus SARS-Cov2 atau covid-19. Per Senin 6 September 2021, covid-19 varian Mu telah ditemukan di 46 negara, namun jenis ini belum ditemukan di negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Baca juga: Masih Aman, Wamenkes Sebut Varian Mu Tak Terdeteksi di Indonesia 

Hingga kini, lanjut Johnny, WHO mengategorikan varian Mu sebagai variant of interest (Vol) atau varian yang perlu kajian lebih lanjut terkait dampak dalam penularan dan tingkat laju penularannya.

Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah mendorong seluruh pemangku kebijakan di daerah untuk mendukung pemeriksaan "whole genome sequencing" dengan mengirim sampel. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses analisis dan pemeriksaan.

Johnny mengungkapkan, "Pemerintah minta masyarakat untuk tak terjebak euforia penurunan kasus harian covid-19 dan pembukaan di beberapa sektor secara gradual, karena potensi masuknya varian baru tetap ada."

Seluruh masyarakat juga diminta tetap waspada dan disiplin memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan serta menyegerakan vaksinasi.

Baca juga: 7 Fakta Varian Mu, Lebih Berbahaya dari Varian Delta? 

Ilustrasi covid-19 varian Mu. (Foto: Kjpargeter/Freepik)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini