Mengenal Kanker Limpa, Penyakit yang Diidap Ari Lasso

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 08 September 2021 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 481 2468246 mengenal-kanker-limpa-penyakit-yang-diidap-ari-lasso-e8nRRJeJR1.jpg Ari Lasso (Foto: Inst)

LEWAT tayangan podcast milik Deddy Corbuzier, Ari Lasso mengejutkan publik dengan mengaku mengidap kanker limpa.

Lewat tes patologi yang ia jalani, terungkap lah dirinya mengidap kanker limpa, yang Ari sebut termasuk dalam penyakit kanker langka.

“Hasil patologinya keluar, ini cancer langka. Orang biasanya terkena kanker limfoma, itu getah bening benjol-benjol di leher, ketiak. Kalau gue kebalikannya, limpanya yang dihinggapi cancer,” ujar Ari, seperti dikutip dari akun chanel Youtube Deddy Corbuzier, Rabu (8/9/2021).

 Ari Lasso

Dari keterangannya, pelantun hits Hampa tersebut menyebutkan kanker limpa yang ia idap membuat limpa miliknya membesar hingga dua kali lipat.

“Dikasih tahu istri, ini hasil operasinya. Ini limpa tumornya 2 kali lipat, dan dari bentuknya gue tahu itu cancer,” tambah Ari.

Mengutip Healthline, Rabu (8/9/2021) yang sudah ditinjau secara medis oleh Christina Chun MPH, medical advisor dan oncology trials activation manager, kanker limpa sebagian besar adalah limfoma, yakni sejenis kanker yang mempengaruhi sistem limfatik. Kanker yang dimulai atau menyebar ke limpa dapat menyebabkan limpa membesar, persis seperti yang dialami oleh Ari Lasso.

Jika limpa sudah membesar biasanya pasien akan mengalami sederet ketidaknyamanan, mulai dari merasa kenyang setelah makan, sakit di sisi kiri atas perut, sering mengalami infeksi, mudah berdarah, anemia (sel darah merah rendah), dan kelelahan.

Tak hanya itu, gejala lain dari kanker yang mempengaruhi limpa juga termasuk kelenjar getah bening besar, demam, berkeringat atau kedinginan, penurunan berat badan, perut buncit, nyeri dada atau dada terasa tertekan, batuk atau sesak napas.

Lalu sebetulnya, apa saja sih faktor penyebab terjadinya kanker limpa? Ternyata, kanker pada limpa dikatakan biasanya disebabkan oleh limfoma dan leukemia. Jenis kanker lain, seperti kanker payudara, melanoma, dan kanker paru-paru juga bisa menyebar ke limpa.

Biasanya yang disebutkan lebih punya peluang untuk mengidap kanker limpa ini adalah pria, usia sudah lebih tua, punya kondisi khusus yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh (contohnya HIV), ada infeksi seperti virus Epstein-Barr atau Helicobacter pylori (H. pylori).

Sementara untuk treatment atau pengobatannya, sejauh ini jika dokter menemukan kanker dalam limpa seseorang maka biasanya pasien butuh tindakan splenektomi, yang terdiri dari dua jenis yakni laparoskopi dan open surgery.

Prosedur laparoskopi sendiri adalah tindakan operasi ketika dokter bedah akan membuat sayatan kecil di perut dan mengeluarkan limpa melalui tabung tipis.

Sementara open surgery artinya, dokter ahli bedah akan membuat sayatan yang lebih besar di bagian tengah perut untuk mengangkat limpa. Biasanya untuk prosedur ini membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama dibandingkan laparoskopi.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini