Share

Pentingnya Punya Hobi di Masa Pandemi

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 08 September 2021 22:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 612 2468290 pentingnya-punya-hobi-di-masa-pandemi-RuNPKxudQx.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PANDEMI Covid-19 yang masih belum selesai memang membuat banyak orang menjadi stres. Padahal, menjaga kesehatan mental sangat penting karena terkait dengan imunitas tubuh.

Oleh karena itu, banyak orang harus mengalihkan perhatian mereka dengan mengerjakan hal-hal yang menyenangkan. Salah satunya adalah dengan mencari hobi baru yang aman tanpa perlu keluar rumah.

"Menjalani hobi yang sesuai dengan preferensi individu saat pandemi penting untuk mengurangi stres," kata dokter saraf Dewanta Sembiring dari Universitas Sam Ratulangi, Manado seperti dilansir dari Antara.

stres

"Agar hidup lebih sehat, kita harus menghindari stres salah satunya dengan menjalani hobi. Me time (waktu berkualitas untuk diri sendiri) harus ada," kata Dewanta dalam webinar.

Stres adalah reaksi yang normal dirasakan oleh setiap orang. Menurut Dewanta, gejalanya akan bervariasi pada setiap individu. Ada yang merasa jantungnya berdebar-debar saat stres, ada juga yang pusing bahkan mengalami diare. Apa pun gejala yang dirasakan, stres harus dikontrol secara bijak oleh setiap orang.

"Misalnya kita perlu melihat segala permasalahan dari sudut yang lain, kalau perlu curhat sama teman atau saudara, penting juga mendekatkan diri dengan Tuhan," katanya.

Stres tak hanya disebabkan oleh hal-hal buruk atau kejadian yang tak diinginkan, tekanan ini juga bisa disebabkan oleh kejadian membahagiakan seperti menyongsong pernikahan, kelahiran buah hati atau promosi naik pangkat di kantor. "Kita harus pandang stres dengan berbagai sudut, jangan jadikan beban," katanya.

Faktor-faktor lain agar hidup sehat kala pandemi meliputi istirahat cukup sekitar 6-8 jam per hari dan kontrol ke dokter secara rutin, juga pengaturan pola makan yang sehat.

Dia mengingatkan untuk mengonsumsi garam dan gula secara cukup, jangan berlebihan untuk mengurangi risiko hipertensi. Makanan asin yang membuat ketagihan seperti keripik, makanan kaleng, minuman soda juga tidak dianjurkan dikonsumsi terlalu banyak. Mengonsumsi terlalu banyak garam membuat potensi terkena hipertensi menjadi tinggi, sementara hipertensi adalah faktor risiko dari stroke.

Selain itu, mengurangi makanan dan minuman yang manis juga perlu untuk mencegah risiko penyakit diabetes. Gaya hidup seperti olahraga teratur juga perlu dilakukan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini