Ini Asupan Sehat yang Ampuh Mencegah Kanker Usus Besar

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 10 September 2021 08:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 10 481 2469102 ini-asupan-sehat-yang-ampuh-mencegah-kanker-usus-besar-qOPOIuom0M.jpg Ilustrasi asupan sehat pencegah kanker usus besar. (Foto: Freepik)

KANKER usus besar merupakan salah satu penyakit yang tergolong berat. Maka itu, harus sejak dini melakukan pencegahan. Salah satu caranya adalah mengonsumsi serat dengan jumlah yang cukup. Demikian diungkapkan spesialis gizi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) dr Marya Warascesaria Haryono Mgizi SpGK FINEM.

Ia menerangkan, serat sangat bermanfaat untuk proses pencernaan dan dapat mencegah berbagai risiko penyakit berat, termasuk kanker usus besar. Kemudian serat memiliki struktur yang pada umumnya berasal dari karbohidrat. Namun, serat bukanlah zat yang dapat dicerna oleh tubuh.

Baca juga: Ini Arti Warna Hijau, Kuning, Merah, Hitam di Scan Barcode PeduliLindungi 

"Nantinya di usus halus, serat membantu memperlambat penyerapan gula dan lemak. Kolesterol juga ikut diikat supaya dapat keluar bersama feses," kata dr Marya, seperti dikutip dari Antara, Jumat (10/9/2021).

Ilustrasi usus. (Foto: Shutterstock)

Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) ini menambahkan bahwa dengan mengikat kolesterol, serat dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Serat yang cukup juga bisa membantu kerja bakteri baik dalam tubuh.

Baca juga: Sering Santap Makanan Pedas Picu Kanker Usus Besar? 

Sementara di usus besar, lanjut dr Marya, serat akan membantu membentuk feses sehingga mudah dikeluarkan.

"Jadi tidak terlalu keras dan tidak membuat diare juga. Lalu jika dikonsumsi secara rutin sebagai bagian dari asupan nutrisi sehari-hari, maka serat dapat membantu mengurangi risiko kanker usus besar," imbuhnya.

Sayangnya, ungkap dr Marya, saat ini 95 persen orang Indonesia masih kurang mengonsumsi buah dan sayur sehingga kebutuhan serat hariannya tidak terpenuhi. Padahal jika tubuh kekurangan serat maka akan timbul berbagai masalah kesehatan seperti gangguan pencernaan, gula darah tidak stabil, berat badan naik, hingga meningkatkan risiko diabetes, hipertensi, kanker usus besar, dan penyakit jantung.

"Bahkan berdampak juga ke psikologis, seperti mood yang tidak baik, gangguan tidur, stres, dan sebagainya," paparnya.

Baca juga: Kanker Kolorektal Sering Diketahui saat Stadium Lanjut, Yuk Kenali Gejalanya 

Dokter Marya pun menganjurkan untuk mengonsumsi serat yang cukup yaitu rata-rata 30 gram per hari. Secara alami, serat bisa didapatkan dari makanan yaitu buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan.

Selain itu, ia mengatakan pentingnya memperhatikan porsi makanan sehari-hari agar kandungan gizinya tetap seimbang. "Setengah piring itu isinya sayur dan buah. Seperempat piring karbohidrat, seperempat lagi protein," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini