Gara-Gara Polusi Udara, Kita Kehilangan 2,5 Tahun Harapan Hidup Loh

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Jum'at 10 September 2021 19:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 10 612 2469350 gara-gara-polusi-udara-kita-kehilangan-2-5-tahun-harapan-hidup-loh-4LLhq5ZanP.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

ANCAMAN polusi udara bisa membahayakan kesehatan. Sayangnya, masyarakat tak bisa lepas dari masalah ini.

Polusi udara bahkan menjadi salah satu bahaya kesehatan terbesar bagi orang-orang di seluruh dunia. Di Indonesia juga, dalam beberapa tahun terakhir, topik kualitas udara mulai disuarakan oleh berbagai pihak, menanggapi kondisi udara yang dirasa semakin tidak sehat.

Menurut data terbaru dariAir Quality Life Index (AQLI) dari University of Chicago dan Nafas, saat ini lebih dari 93 persen dari 262 juta penduduk Indonesia tinggal di daerah dengan tingkat Particulate Matter (PM) 2.5 rata-rata tahunan. Angka ini melebihi ambang batas pedoman World Health Organization (WHO).

 polusi udara

Direktur AQLI Kenneth Li mengatakan, masyarakat perlu menyadari pentingnya mengurangi polusi udara. Tingginya angka polusi udara ini akan berdampak terhadap angka harapan hidup penduduk Indonesia.

“Rata-rata orang Indonesia diperkirakan dapat kehilangan 2,5 tahun dari usia harapan hidupnya akibat polusi udara saat ini, karena kualitas udara tidak memenuhi ambang aman sesuai pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk konsentrasi partikel halus (PM2.5),” ujarnya.

Ditambahkan Chief Growth Officer Nafas Indonesia Piotr Jakubowski, polusi udara menyebabkan banyak masalah terkait dengan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan saluran pernapasan dan paru-paru.

"Data WHO menunjukkan bahwa 9 dari 10 orang menghirup udara yang mengandung polutan tingkat tinggi. Untuk itu, kita perlu sadar akan bahaya polusi udara, karena udara yang kita hirup mengambil kehidupan bertahun-tahun dari masa depan kita,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini