Ini yang Dilakukan jika Roti atau Kue Tidak Habis Terjual

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Minggu 12 September 2021 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 12 298 2470107 ini-yang-dilakukan-jika-roti-atau-kue-tidak-habis-terjual-1uc2zblebn.jpg Ilustrasi roti dan kue. (Foto: Shutterstock)

PERNAHKAH terpikirkan oleh Anda, roti atau kue yang dijual di toko-toko jika tidak habis terjual akan diapakan? Ternyata roti atau kue tersebut akan dibuang lho. Tapi, tidak asal dibuang. Roti dan kue akan disiram dengan karbol atau air panas untuk memastikan bahwa produknya benar-benar tidak bisa dimakan lagi.

Lewat video di akun TikTok @dosenpangan, ia bertanya kepada beberapa karyawan dari lima bakery yang cukup ternama di Jakarta. Mereka semua mengatakan roti yang tidak terjual akan dibuang. Tapi alasannya apa, mereka tidak tahu, sebab hanya mengikuti SOP perusahaan.

Baca juga: Yuk Bikin Kaya Toast ala Rumahan, Dijamin Rasanya Enak seperti Buatan Kafe 

Kemudian dia bertanya kepada seorang teman yang bekerja sebagai store manager di bakery di salah satu mal. Rata-rata bakery di mal mengusung prinsip daily fresh yang artinya adalah produk yang dijual harus baru setiap harinya. Sehingga, produk yang tidak terjual setiap harinya dibuang. Hal ini juga untuk melindungi konsumen.

Lalu ia bertanya mengapa produk ini dibuang, kenapa tidak diberikan kepada orang lain saja? Ternyata itu untuk menjaga image perusahaan. Sebab jika diberikan kepada karyawan atau orang lain, takutnya produk itu dijual kembali dengan harga yang lebih murah.

Roti

"Jadinya membuat nilai produk akan turun," jelasnya.

Selain itu, jika produk diberikan kepada orang lain dan terjadi sesuatu, misalnya keracunan, perusahaan takut dituntut dan nama baiknya tercemar.

Baca juga: HUT Ke-494 Jakarta, Yuk Kulik Lagi Sejarah Roti Buaya Khas Betawi 

"Saya mengerti banget sih itu kebijakan perusahaan. Cuma dalam hati saya ini, saya agak sedih dan menyayangkan," tuturnya.

Pasalnya, roti atau kue tersebut masih layak diberikan kepada orang lain yang mungkin membutuhkan, dan akan sangat bahagia jika bisa memakan makanan seperti ini.

Lalu yang jelas, lanjut dia, ini termasuk food waste atau membuang-buang makanan.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini