5 Olahraga untuk Ibu Hamil, Lengkap dengan Tips Amannya

Tim Okezone, Jurnalis · Minggu 12 September 2021 07:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 12 481 2470002 5-olahraga-untuk-ibu-hamil-lengkap-dengan-tips-amannya-8LJ4s1u7iH.jpg Ilustrasi olahraga yang aman untuk ibu hamil. (Foto: Shutterstock)

OLAHRAGA disarankan dilakukan oleh semua orang, termasuk ibu hamil. Ini untuk membuat tubuh lebih sehat. Ibu hamil yang menjalankan oleharaga harus dengan cara yang aman, ikuti saran para ahli kesehatan.

Ibu hamil wajib menjaga kesehatan supaya dirinya dan janin yang ada di kandungan selalu dalam keadaan baik. Selain mengonsumsi makanan bergizi, olahraga menjadi solusinya.

Baca juga: Dokter Ungkap Syarat Suatu Negara Bisa Hidup Berdampingan dengan Pandemi 

Adapun olahraga untuk ibu hamil terdapat beberapa jenis yang bisa dilakukan. Olahraga teratur selama kehamilan bisa meningkatkan kesehatan, mengurangi risiko kenaikan berat badan berlebih, dan mempermudah persalinan.

Meski demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya sekira 40 persen ibu hamil yang berolahraga. Pedoman terkini merekomendasikan ibu hamil setidaknya 150 menit seminggu aktivitas fisik intensitas sedang selama dan setelah kehamilan.

Nah, berikut lima jenis olahraga yang bisa dilakukan ibu hamil, lengkap dengan tips amannya, sebagaimana dikutip dari laman Medical News Today.

Ilustrasi olahraga untuk ibu hamil.

1. Senam santai

Dalam olahraga senam santai, ibu hamil bisa melakukannya dengan meletakkan kaki tetap menyentuh tanah atau lantai setiap saat. Keuntungan olahraga ini:

- Memperkuat jantung dan paru-paru.

- Membantu menjaga kekencangan dan keseimbangan otot.

- Membatasi stres pada persendian.

Beberapa kelas dirancang khusus untuk ibu hamil. Ini bisa menjadi cara yang baik untuk bertemu orang lain dan berlatih dengan instruktur yang memenuhi syarat guna memenuhi kebutuhan khusus ibu hamil.

Ibu hamil yang sudah mengikuti kelas senam reguler harus memberi tahu instruktur bahwa mereka hamil. Instruktur kemudian dapat memodifikasi latihan jika perlu dan memberi saran tentang gerakan yang sesuai.

Baca juga: 8 Cara Cegah Diabetes yang Tingkatkan Risiko Komplikasi Pasien Covid-19 

2. Jalan cepat

Jika tingkat olahraga sebelum hamil rendah, berjalan-jalan cepat di sekitar lingkungan rumah adalah cara yang baik untuk memulainya. Olahraga ini memiliki beberapa keunggulan:

- Dapat melatih kardiovaskular dengan dampak yang relatif kecil pada lutut dan pergelangan kaki.

- Jika ibu hamil tersebut melakukannya dari rumah, menjadi hal yang mudah dan lebih bebas.

- Memungkinkan berjalan di mana saja dan kapan saja selama kehamilan.

- Teman dan anggota keluarga lainnya dapat bergabung untuk menemani atau untuk berolahraga bersama.

Tips keselamatan:

- Tetap mementingkan keamanan dengan memilih permukaan jalan yang halus.

- Kenakan alas kaki yang mendukung untuk mencegah jatuh.

- Hindari lubang, batu, dan rintangan lainnya.

3. Bersepeda statis

Bersepeda dengan sepeda statis, atau disebut spinning, aman bagi kebanyakan ibu hamil, termasuk yang baru pertama kali berolahraga. Keuntungannya meliputi:

- Bersepeda membantu meningkatkan detak jantung sekaligus meminimalkan stres pada persendian dan panggul.

- Sepeda membantu menopang bobot tubuh.

- Dikarenakan sepeda tidak bergerak, risiko jatuh rendah.

- Biasanya untuk meningkatkan kenyamanan dalam bersepeda statis adalah dengan menggunakan setang (kemudi) yang tinggi.

Baca juga: Terapi di Amerika, Marshanda Berbagi Pesan Positif 

4. Berenang

Berenang hingga berjalan di air memungkinkan gerakan tanpa memberi tekanan pada sendi. Daya apung mungkin memberikan sedikit kenyamanan dari berat badan ekstra saat kehamilan berlanjut.

Penting untuk memilih gaya yang terasa nyaman dan tidak membebani atau melukai leher, bahu, hingga otot punggung. Gaya dada mungkin merupakan pilihan yang baik untuk ini. Menggunakan kickboard bisa membantu memperkuat otot kaki dan bokong.

Tips keamanan:

- Gunakan railing untuk keseimbangan saat memasuki air agar tidak tergelincir.

- Hindari menyelam atau melompat yang bisa berdampak pada perut.

- Hindari kolam hangat, ruang uap, bak mandi air panas, dan sauna untuk meminimalkan risiko kepanasan.

5. Mempersiapkan persalinan

Beberapa olahraga sangat berguna selama kehamilan, karena bisa mempersiapkan tubuh untuk persalinan. Di antaranya adalah:

- Jongkok dapat membantu membuka panggul selama persalinan, mungkin ada baiknya untuk berlatih selama kehamilan.

- Berdirilah dengan kaki selebar bahu dan rata di lantai, jaga agar punggung tetap lurus.

- Turunkan bokong secara perlahan, jaga agar kaki tetap rata dan lutut tidak lebih jauh ke depan dari pada kaki.

- Tahan selama 10 hingga 30 detik di titik terendah, lalu dorong perlahan.

- Kemiringan panggul: Ini dapat memperkuat otot perut dan membantu mengurangi nyeri punggung.

- Latihan kegel: Ini mengencangkan otot-otot di dasar panggul. Otot panggul yang kuat akan membantu ibu hamil mendorong selama persalinan dan mengurangi risiko kebocoran urine setelahnya.

Baca juga: Viral MUA Digocek Calon Pengantin, Minta Dirias untuk Prewedding Gak Tahunya... 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini