Kemenkes: Kunjungan ke Dokter Gigi Menurun Selama Pandemi Covid-19

Siska Permata Sari, Jurnalis · Minggu 12 September 2021 16:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 12 481 2470136 kemenkes-kunjungan-ke-dokter-gigi-menurun-selama-pandemi-covid-19-CicevfVEWu.jpg Ilustrasi kunjungan ke dokter gigi selama pandemi covid-19 menurun. (Foto: Okezone)

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan data tentang situasi kesehatan gigi dan mulut di Indonesia. Direktur Pelayanan Kesehatan Primer drg Saraswati MPH mengatakan masih sedikit masyarakat yang mendapat akses ke fasilitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut.

"Data dari Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) 2018 menyebutkan, dari 57,6 persen penduduk yang bermasalah kesehatan gigi dan mulutnya, baru 10,2 persen yang terlayani," kata drg Saraswati dalam konferensi pers virtual yang ditayangkan kanal YouTube Kementerian Kesehatan RI, Minggu (12/9/2021).

Baca juga: Pemilik Gigi dan Gusi Tak Sehat Berpotensi 75% Lebih Mudah Kena Kanker Hati 

Dia mengungkapkan, di tengah situasi pandemi covid-19 seperti sekarang, pasien yang berkunjung ke dokter gigi pun makin menurun. Hal ini terkait pembatasan sekaligus kebijakan untuk menghindari penularan covid-19.

Ilustrasi pandemi covid-19. (Foto: Okezone)

Sebab, tenaga medis yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut sangat berisiko tinggi terpapar covid-19.

Baca juga: Cara Menjaga Kesehatan Gigi di Masa PPKM Darurat 

"Yang pasti memang terjadi penurunan karena teman-teman sejawat yang menangani pasien menerapkan pembatasan dan penjadwalan, sehingga tidak setiap hari buka praktik untuk tatap muka. Namun untuk pasien yang ingin konsultasi masih bisa dilakukan via telemedisin," ujarnya.

Selain itu, selama masa pandemi covid-19 ini juga masih ada pasien yang enggan memeriksakan diri ke dokter gigi karena takut tertular dan menularkan. Pasien seperti ini biasanya memilih untuk menunda kunjungan ke dokter gigi.

Meski demikian, drg Saraswati mengimbau masyarakat yang mempunyai masalah kesehatan gigi dan mulut tidak menunda kunjungan ke dokter gigi. Terlebih lagi bila kondisinya darurat, seperti sakit atau nyeri gigi luar biasa, adanya pendarahan yang tidak berhenti, infeksi yang menyebar atau kecelakaan rahang bawah sehingga mengganggu jalan napas.

"Walaupun ada pandemi, tapi tetap masyarakat jangan sampai menunda dalam melakukan perawatan dan pemeriksaan gigi," imbaunya.

Baca juga: Dipasang di Gigi, Perangkat Baru Ini Bisa Bantu Turunkan Berat Badan 

Ilustrasi kesehatan gigi. (Foto: Racool Studio/Freepik)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini