Curhat ke Denny Sumargo, Ridwan Kamil Waktu Kecil Pernah Dikejar Petani Bawa Celurit

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Minggu 12 September 2021 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 12 612 2470089 curhat-ke-denny-sumargo-ridwan-kamil-waktu-kecil-pernah-dikejar-petani-bawa-celurit-IhWXvTgirl.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: YouTube Curhat Bang Denny Sumargo)

GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkap soal kehidupannya di masa kecil. Ia mengaku cukup nakal saat masih kecil. Kisah ini Kang Emil ungkapkan saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Denny Sumargo. Bahkan, dia sempat memperlihatkan bekas luka di wajahnya karena dulu terlalu aktif bermain.

"Lihat muka saya, di-zoom ya, walaupun sudah perawatan, itu codetnya banyak bang. Karena saya itu anak hiperaktif, hobinya itu main," cerita Ridwan Kamil, dikutip dari podcast Curhat Bang Denny Sumargo, Minggu (12/9/2021).

Baca juga: Ridwan Kamil Berharap Jumlah Vaksin Covid-19 untuk Jawa Barat Ditambah 

Kang Emil juga mengaku pernah dikejar-kejar petani yang membawa celurit setelah iseng mencabut tanamannya. "Zaman SD ya, pernah ngelewatin sawah, itu saya nyabutin tanaman-tanaman itu. Dikejar-kejar sama petani pakai celurit, dan yang bikin panik dia ngejarnya bawa anjing," tutur Ridwan Kamil.

Saking paniknya, ia kemudian berlari kencang hingga sengaja lompat ke sungai untuk bersembunyi. "Wah itu lari saya paling cepat seumur hidup saya, lompat ke sungai kan, kemudian sembunyi di tempat ibu-ibu lagi mandi di pancuran lah, terus berantem, main bola," ungkapnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: YouTube Curhat Bang Denny Sumargo)

Tidak hanya itu, Kang Emil juga menceritakan bahwa dirinya pernah naik angkot dan sengaja tidak bayar. Dia sengaja menipu sopir angkot tersebut karena ingin pulang namun tidak punya uang.

"Pernah naik angkot enggak bayar. Nah, ini lucu. Waktu SD saya enggak punya duit tapi pengin pulang kan. Saya ada trik nih, nanti pas saya bilang angkot stop, pas dia noleh saya lari, itu skenarionya," ucap Kang Emil sembari tertawa.

Baca juga: Greysia Polii/Apriyani Rahayu Raih Emas, Ridwan Kamil: Doa Kita Semua Dikabulkan 

Tidak diduga, seminggu setelah kejadian tersebut, dia justru bertemu kembali dengan sopir angkot tersebut. Ternyata sopir tersebut adalah tetangga rumahnya. Sopir angkot itu pun mengadu dan menagih ongkos kepada sang ibu.

"Terus akhirnya dia lapor ke ibu saya. Ibu saya bayarin. Si sopir yang dibohongi itu tinggalnya masih satu kampung sama kompleks saya," sambung Kang Emil.

Ia juga mengaku pernah diam-diam berenang di kolam air mancur Balai Kota Bandung. Kang Emil masih ingat betul kala itu berenang bersama dua temannya.

"Ada lagi, saya SD nih di dekat Balai Kota Bandung, pulang sekolah ngapain ya? Kita curi-curi berenang aja di Kantor Wali Kota, jadi kan tiap Balai Kota ada air mancur tuh, bertiga saya. Celingak-celinguk enggak ada satpam, lompat dong, berenang-berenang," beber Ridwan Kamil.

Baca juga: Mandi Air Hangat dan Dingin, Ternyata Ini Manfaatnya untuk Tubuh 

"Pas saya ingat saya jadi wali kota, saya bilang, 'Kalau mau jadi Wali Kota Bandung, berenang di sini (air mancur Balai Kota) SD'," candanya.

Meski begitu, Ridwan Kamil menegaskan bahwa kenakalan pada masa kecilnya bukanlah tindakan kriminal. Tidak mencuri, narkoba, ataupun tindakan kriminal lainnya. "Tapi bukan kriminal ya. Bukan nyuri, bukan narkoba, apalah itu," pungkasnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: YouTube Curhat Bang Denny Sumargo)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini