Mengenal Daun Keladi Tikus, Ampuh Tingkatkan Imunitas Loh

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 13 September 2021 09:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 481 2470265 mengenal-daun-keladi-tikus-ampuh-tingkatkan-imunitas-loh-LN73ilFjqi.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

TANAMAN herbal di Indonesia beragam jenisnya. Salah satunya adalah keladi tikus atau Typhonium flagelliforme yang dimanfaatkan sebagai suplemen.

Sejak dulu, keladi tikus adalah salah satu jenis tumbuhan yang kerap digunakan sebagai obat herbal tradisional. Kandungan nutrisinya dipercaya dapat melindungi tubuh dari risiko penyakit

Ahli Herbal sekaligus Ketua Umum PDPOTJI (Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia) Dokter Iggrid Tania menjelaskan, ekstrak keladi tikus yang mengandung senyawa-senyawa alkaloid, triterpenoid, dan flavonoid, selain bersifat antioksidan, antimikroba, dan antikanker, juga bersifat sebagai imunomodulator.

 Herbal

"Imunodulator ini dapat meregulasi imunitas tubuh dengan cara memodulasi respon sistem imun sebagaimana ditunjukkan oleh hasil penelitian praklinik," ujarnya lewat keterangan tertulis Thyponisix.

Kemudian ekstrak keladi tikus juga dapat menghambat peradangan (antiinflamasi). Maka tak heran jika sejak dahulu kala keladi tikus dipakai secara tradisional untuk membantu meredakan batuk, sakit kepala, dan nyeri perut.

Selain keladi tikus, daun sirsak juga cukup populer digunakan sebagai obat herbal di Indonesia. Dokter Inggrid juga menjelaskan, ekstrak daun sirsak (Annona muricata) berpotensi sebagai imunostimulator.

"Hal ini terbukti melalui uji praklinik yang menunjukkan kandungan senyawa flavonoid, alkaloid, dan acetogenin dalam ekstrak daun sirsak dapat menstimulasi respon imun dengan mengaktifkan makrofag, memicu sekresi interferon gamma, dan meningkatkan ekspresi dan proliferasi sel T helper maupun sel T sitotoksik," tambahnya.

Ekstrak daun sirsak juga telah lama diketahui mempunyai aktivitas sebagai antioksidan, antikanker, dan antiperadangan. Secara tradisional, daun sirsak ini dipakai di berbagai belahan dunia untuk membantu meredakan nyeri kepala, rematik, dan insomnia.

Lebih lanjut, beberapa hasil penelitian bio-informatika (in-silico studies) juga menunjukkan bahwa kelompok senyawa acetogenin dalam ekstrak daun sirsak berpotensi sebagai antivirus.

Salah satunya menghambat spike protein dari virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 dan mencegah perlekatan protein virus SARS-CoV-2 pada membran sel manusia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini