Bisakah Nyeri Tulang Belakang Diobati? Begini Kata Dokter Bedah Saraf

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 13 September 2021 12:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 481 2470427 bisakah-nyeri-tulang-belakang-diobati-begini-kata-dokter-tulang-nXeyjR8t79.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SESEORANG usia tua atau muda sering mengeluh nyeri tulang belakang. Kenapa masalah ini bisa terjadi?

Sebagian besar orang alami masalah tulang belakang seiring bertambah usia. Namun jika belum menua, ada beberapa penyebab lain yang tak disadari.

Dijelaskan dr Mustaqim Prasetya, SpBS dari Klinik Utama DR Indrajana, fungsi tulang belakang sangat mempengaruhi. Misalnya saat Anda duduk tulang belakang berfungsi, begitu juga saat berdiri.

"Sebagian besar orang mengalami masalah tulang belakang. Nah proses denegeratif terjadi perlahan dan kronis. Perlahan kita bisa lihat, di antara kita ada fasenya (menua), mungkin tulang belakang kita alami fase itu," ujar dr Mustaqim.

Baca Juga: Waspadalah, Ini Gejala dan Faktor Risiko Diabetes Tipe 2

 tulang

"Jadi secara normal tulang belakang terjadi proses penuaan, semua akan aus seiring tambah usia," lanjut dia.

Bukan saja proses penuaan, paparnya, masih ada penyebab lain dari masalah nyeri tulang belakang. Seperti adanya infeksi tumor, posisi tubuh tidak ergonomis, kelainan bawaan hingga masalah obesitas.

Dikatakan dr Mustaqim, jika usia belum menua, masalah nyeri tulang belakang bisa timbul karena posisi tubuh tidak ergonomis. Misalnya ketika sering mengangkat barang berat atau posisi duduk setiap hari tidak ergonomis.

Juga seseorang memiliki kelainan bawaan lahir pada bagian tulang belakang. Penyebab ini juga mempengaruhi fungsinya.

Ditambah lagi pada orang obesitas. Tulang belakang bisa berkurang fungsinya karena menambah beban untuk menopang badan.

"Ini semua masalah berat, termasuk setiap hari orang yang suka melakukan kegiatan dengan posisi tidak ergonomis. Jika ini dibiarkan terus, tidak dikonsultasikan bisa berbahaya," ucapnya.

Dr Mustaqim berujar lagi, seseorang yang mengalami proses degeneratif pada tulang belakang, dapat menyebabkan nyeri berkepanjangan. Serta gejala lain seperti terasa kebas, kesemutan hingga sulit menggerakkan kaki atau tangan.

"Nyeri bisa timbul saat beraktivitas atau dalam posisi tertentu," katanya.

Sementara itu, ditambahkan Dr. Danu Rolian, SpBS penderita nyering tulang belakang bisa diatasi dengan Biportal Endoscopic Spinal Surgery atau BESS. Ini bukan bedah invasif minimal, bukan bedah terbuka.

"BESS ini tidak hanya memperbaiki kondisi bantalan tulang (diskus), tetapi juga dapat melakukan beberapa tindakan sekaligus," ujarnya.

Disebutkan dr Danu, teknik ini juga bisa membantu mengatasi dekompresi yakni mengurangi atau melepaskan tekanan yang berlebihan, terutama pada kondisi saraf kejepit. Lalu mengatasi taji tulang (bone spur) dan penebalan sendi facet.

"Bisa juga untuk memasang implan pada ruas tulang belakang, dapat meredam perdarahan bila terjadi, serta mengatasi penebalan jaringan yang kemungkinan menjepit saraf," jelasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini