Ayah Taqy Malik Diduga Paksa Istri Lakukan Seks Anal, Ini Dampak Kesehatannya

Wilda Fajriah, Jurnalis · Senin 13 September 2021 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 481 2470575 ayah-taqy-malik-diduga-paksa-istri-lakukan-seks-anal-ini-dampak-kesehatannya-ocnMY4OLhc.jpg Istri ayah Taqy malik (Foto: Instagram)

TERDAPAT kabar ayah Taqy Malik, Mansyardin Malik, diduga melakukan penyimpangan seksual. Ia diduga memaksa istrinya Marlina Octoria untuk melakukan hubungan seks saat sang istri sedang menstruasi, dan melakukan seks anal.

Terlepas dari kenyataan bahwa seks anal adalah sesuatu yang tidak lazim, banyak pasangan yang menginginkan untuk melakukan hubungan suami istri dengan cara seperti itu.

 Marlina

Namun jika seorang istri menolak seks anal, maka suami tak boleh memaksanya. Lalu apa dampak kesehatan melakukan seks anal?

Menurut salah seorang Ginekolog yang dilansir Times of India, berikut adalah beberapa risiko yang bisa terjadi jika melakukan seks anal.

1. Dapat membuat anus berair

Karena anus, tidak seperti vagina, tidak dimaksudkan untuk hubungan seksual, anus tidak elastis untuk menampung alat kelamin laki-laki.

Juga, itu dimaksudkan untuk jalan satu arah dan bukan sebaliknya. Jadi, ketika melakukan seks anal, maka jaringan dubur di bagian anus dapat menjadi berair karena luka.

2. Berisiko terkena penyakit menular seksual

Ketika ada robekan di rongga dubur, kemungkinan tertular penyakit menular seksual (PMS) sangat tinggi. Ini termasuk penyakit seperti gonore dubur, HIV dan klamidia. Aktivitas anal juga dapat menularkan Human Papillomavirus (HPV).

3. Berisiko menderita HPV

Ada lebih dari 40 jenis HPV, beberapa berisiko rendah dan beberapa berisiko tinggi. Jika orang yang berhubungan seks dengan Anda memiliki jenis HPV, kemungkinan yang sangat tinggi karena sekitar setengah pria heteroseksual mungkin memilikinya, hal itu dapat menyebabkan berbagai infeksi. HPV dapat menyebabkan kutil dubur dan bahkan kanker anus.

 

4. Jika sudah terkena PMS, skrining yang dilakukan sangat sulit

Untuk infeksi seksual yang ditularkan melalui anus, skrining lebih sulit karena pemeriksaan biasa tidak mencakup itu. Anda perlu secara khusus memberi tahu dokter tentang aktif dalam seks anal untuk meminta tes.

5. Inkontinensia feses

Sebuah studi yang dilakukan oleh Northwestern University menemukan bahwa wanita yang melakukan seks anal secara teratur, lebih mungkin terkena inkontinensia feses.

6. Sakit dan berdarah

Karena seks anal tidak natural, ada banyak rasa sakit yang terlibat bahkan bisa berdarah. Jika sudah berdarah, kemungkinan ketika buang air besar pun juga menjadi sakit.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini