76% Kematian Ibu Hamil Terjadi saat Melahirkan dan Pasca Persalinan, Apa Penyebabnya?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 14 September 2021 12:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 14 481 2471037 76-kematian-ibu-hamil-terjadi-saat-melahirkan-dan-pasca-persalinan-apa-penyebabnya-KJKMf1oIsK.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan bahwa sebanyak 76% kematian pada ibu hamil terjadi pada fase persalinan dan pasca persalinan. Tentunya hal ini terdengar cukup miris, di tengah kemajuan teknologi yang sudah berkembang seperi saat ini.

Dalam sesi jumpa pers di channel YouTube Kemenkes, Selasa (14/9/2021), Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Prof. dr. Abdul Kadir, Ph.D, Sp.THT-KL (K), MARS, menegaskan bahwa saat hamil sebanyak 24% ibu hamil berisiko mengalami kematian, sementara sebanyak 36% saat persalinan, dan 40% pasca persalinan.

Angka Kematian Ibu

"Ada tiga penyebab utama kematian ibu, di antaranya adalah pendarahan, hipertensi (eklamsia) sehingga mengalami kejang-kejang pada saat hamil, dan penyakit penyerta seperti jantung, diabetes, sehingga pada saat melahirkan ditemukan anak yang berukuran sangat besar dan sulit untuk dikeluarkan," ujar Prof. Abdul.

Baca Juga : Cantiknya Gigi Hadid Pakai Gaun Kemben di Met Gala 2021, Makin Hot Berambut Merah!

Lebih lanjut, Prof. Abdul menjelaskan bahwa kesulitan pada saat persalinan disebabkan karena kondisi seorang ibu pada saat hamil. Sebab bisa saja pada saat hamil, seorang ibu menderita anemia, kurang gizi, atau menderita penyakit tekanan darah tinggi, yang menjadi faktor kematian ibu.

"Oleh karena itu, data menyebut lebih dari 62% kematian ibu terjadi di rumah sakit. Ini disebabkan karena ibu tersebut terlambat dirujuk, atau karena ketika di rujuk ke rumah sakit kondisinya sangat kritis. Sehingga ketika sampai di rumah sakit, ibu tersebut tidak bisa lagi diselamatkan," tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini