Kuliner Unik ini Bisa Kamu Temui di Desa Penglipuran Bali

Karina Asta Widara , Jurnalis · Rabu 15 September 2021 13:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 12 2471694 kuliner-unik-ini-bisa-kamu-temui-di-desa-penglipuran-bali-YivA5uf1VB.jpg Foto : Dok Okezone

Desa Penglipuran yang berlokasi di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, merupakan salah satu destinasi favorit para wisatawan lokal hingga mancanegara. Desa wisata ini tidak hanya menyuguhkan beragam keindahan alam dan adat istiadat saja, melainkan tersedia juga beragam kuliner yang lezat.

Ya, berkunjung ke Desa Penglipuran rasanya memang tak lengkap jika tidak mencicipi kuliner khas dengan cita rasa yang autentik. Nah, untuk mengobati kerinduan tentang Desa Penglipuran maupun bagi Anda yang belum pernah berkunjung, Okezone akan mengajak Anda mengenal kuliner autentik desa wisata yang satu ini.

1. Klepon Ketela Ungu

 

Foto: Dok IG @rjkitchen82

Klepon ketela merupakan salah satu makanan khas Desa Penglipuran yang terbuat dari ketela ungu. Camilan khas ini, bisa Anda temui di setiap sudut warung yang ada di desa wisata ini. Saat Anda berkunjung ke Desa Penglipuran, Anda akan menemui banyak warung tradisional yang menjajakan makanan ini di meja. Rasa dari klepon ungu ini sebetulnya tidak jauh berbeda dengan klepon berwarna hijau yang pada umumnya ada di Pulau Jawa, perbedaannya hanya pada bahan dasarnya yang terbuat dari ketela atau ubi ungu.

Selain rasanya yang lezat, klepon ketela ungu juga mengandung serat, antioksidan, mineral, hingga vitamin B yang mampu membantu mengendalikan peradangan pada jantung dan pembuluh darah. Konsumsi ketela ungu dapat membantu mencegah risiko tekanan darah tinggi, arteriosklerosis, stroke, dan penyakit kardiovaskular.

Nah, bagi Anda yang ingin mencicipi rasa dari klepon ketela ungu ini, Anda bisa membelinya secara online. Banyak UMKM yang menjual camilan satu ini, salah satunya adalah @rjkitchen82. Jika masih penasaran? Anda juga bisa pesan melalui berbagai platform digital dari gadget Anda, ya!

2. Loloh Cemcem

 

Foto: Instagram @loloh_cemcem_penglipuran

Tak hanya camilan, jika nanti berkunjung Desa Penglipuran jangan lewatkan untuk mencicipi minuman yang bernama loloh cemcem. Ya, minuman ini merupakan minuman tradisional khas Bali yang banyak dijumpai di Desa Wisata Penglipuran karena minuman ini dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakatnya untuk menjaga stamina tubuh. Minuman ini berbahan dasar kunyit dan temulawak, serta menggunakan daun cemcem atau yang biasa disebut kedondong hutan.

Rasa dari loloh cemcem ini sedikit asam dan pahit namun memiliki khasiat yang bagus untuk tubuh. Kebanyakan wisatawan yang mencicipi minuman ini akan ketagihan. Namun, bagi Anda yang masih #DiRumahAja tak perlu khawatir, Anda bisa menikmatinya dengan #BeliKreatifLokal secara online di @loloh_cemcem_penglipuran, ya!

3. Mujair Nyat-Nyat

 

Foto : Dok Ig @mujairnyatnyat.wdbuwit

Makanan khas lainnya yang bisa Anda cicipi di Desa Penglipuran adalah mujair nyat-nyat. Makanan tradisional ini berbahan dasar ikan mujair atau ikan nila yang digoreng setengah kering kemudian dibumbui dengan bumbu basa genep. Bumbu basa genep sendiri merupakan bumbu khas Bali yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, kencur, lengkuas, dan kemiri.

Mujair nyat-nyat biasanya dilengkapi dengan buncis, plecing kangkung, kacang goreng, dan sambal matah yang menambah kenikmatan dari masakan satu ini. Nah, jika Anda penasaran ingin mencoba rasanya seperti apa, Anda bisa membuatnya sediri di rumah atau membelinya secara online di @mujairnyatnyat.wdbuwit.

4. Suwweg

 

Foto : www.kintamani.id

Satu lagi makanan khas dari Desa Wisata Penglipuran yang bisa dibilang paling unik dari makanan khas Penglipuran lainnya. Namanya suweg, yang merupakan jenis makanan khas pedesaan dengan bahan dasar umbi-umbian dari jenis tanaman tropis yaitu talas yang juga merupakan tanaman endemik Asia Tenggara. Namun, di beberapa daerah talas disebut juga sebagai tanaman porang.

Cara pengolahan sueg menjadi makanan untuk camilan tidak terlalu sulit. Cukup dibersihkan dan kemudian dipotong-potong dalam ukuran kecil dan dimasak dengan cara dikukus sampai matang, kemudian bisa langsung disajikan selagi hangat.

Nah, itu dia kuliner tradisional khas Desa Penglipuran Bali yang bisa Anda buat sendiri di rumah maupun beli secara online melalui media sosial pelaku usahanya atau aplikasi pesan antar yang ada #DiIndonesiaAja.

Indonesia memiliki banyak sekali ragam kuliner tradisional sebagai warisan nenek moyang. Seperti yang dikatakan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menyebut beragam kuliner khas Nusantara merupakan identitas nasional. Sehingga tidak hanya harus dipertahankan, tetapi juga dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Kami pada prinsipnya dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sangat bersemangat, bahwa ini (kuliner) adalah nation identity," ucap Sandiaga.

Semangat ini diharapkan dapat mengembalikan geliat industri pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia yang bertepatan dengan momentum World Tourism Day pada 27 September 2021 mendatang. Dengan demikian, penting bagi kita untuk mendukung pemulihan sektor pariwisata dengan mengimplementasikan prinsip-prinsip #InDOnesiaCARE dalam destinasi wisata sebagai bentuk upaya penyesuaian sektor ini terhadap situasi pandemi, sehingga mampu mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Selan itu, tetap patuhi protokol kesehatan 6M, mulai dari mencuci tangan dengan sabun, memakai masker yang benar, menjaga jarak, menghindari keramaian, menghindari makan bersama, serta mengurangi mobilitas. Hal yang tidak kalah penting lainnya adalah lakukan vaksinasi Covid-19 guna mendapatkan kekebalan kelompok atau herd immunity.

Jika Anda ingin mengisi waktu luang saat #DiRumahAja dengan hal-hal bermanfaat, tak ada salahnya mencari inspirasi seputar kuliner dan destinasi wisata yang ada #DiIndonesiaAja dengan follow akun Instagram @pesonaid_travel, ya! Selain dapetin informasi seputar wisata, jika sudah mem-follow Anda juga bisa ikutan Pesona Punya Kuis atau PUKIS yang diadakan pada hari Selasa di setiap pekannya.

Mau tahu cara ikutannya? Gampang banget! Pertama, selain follow Anda wajib banget like unggahan PUKIS terbaru. Lalu, jawab pertanyaan yang diberikan melalui kolom komentar. Mau peluang menang semakin besar? Jangan lupa mention tiga teman Anda untuk ikut memeriahkan kuis ini, ya! Raih kesempatan untuk dapetin beragam hadiah menarik. Semoga Anda beruntung! (CM)

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini