Minum Vitamin C Warna Urine Jadi Kuning, Wajar atau Bahaya?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 15 September 2021 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 481 2471595 minum-vitamin-c-warna-urine-jadi-kuning-wajar-atau-bahaya-5v5JN2sefI.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

APAKAH Anda pernah mengalami buang air kecil atau pipis kuning setelah minum vitamin C? Jika pernah, apakah Anda panik saat tahu hal itu terjadi?

Pertanyaan berikutnya adalah apakah artinya vitamin C yang dikonsumsi tidak diserap seutuhnya oleh tubuh sehingga vitamin keluar lagi lewat urine yang berwarna kuning? Apakah ini berbahaya?

Banyak sekali pertanyaan terkait dengan urin kuning dan vitamin C. Kondisi seperti ini pun banyak didengar dari masyarakat yang bertanya ke Praktisi Kesehatan dr Esther Kristiningrum. Lantas bagaimana dunia medis menilai hal ini?

Dr Esther

"Sebenarnya urin yang kuning itu wajar setelah konsumsi vitamin C, khususnya vitamin C dosis tinggi," katanya dalam Forum Group Discussion (FGD) Series MNC Koran Sindo, beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Tubuh Butuh Vitamin C 1.000 Mg per Hari, Bagaimana dengan Lainnya?

Tak hanya karena vitamin C ternyata, konsumsi vitamin B jenis tertentu juga ternyata memberi efek yang sama yaitu urin berwarna kuning. "Vitamin B jenis tertentu juga ngefek ke urin kuning," terangnya.

Baca Juga : Begini Cara Minum Vitamin C agar Mudah Diserap Tubuh

Live Series Kesehatan

Dokter Esther menekankan sekali lagi bahwa urin yang kuning setelah minum vitamin C itu tidak masalah. Tapi, akan menjadi masalah serius ketika tak hanya kuning, tetapi di urinnya juga ada warna kemerahan atau bau tidak enak, itu perlu pengawasan lebih lanjut.

Bahkan, sambung dr Esther, beberapa laporan klinis menerangkan bahwa efek vitamin C juga terlihat pada ASI. "Beberapa laporan mengungkapkan ASI menjadi kuning setelah si ibu menyusui konsumsi vitamin tertentu," katanya.

Tapi ini pun tidak masalah, oleh karena itu dr Esther mengimbau kepada para ibu menyusui yang tahu ASI-nya agak kuning setelah minum vitamin tertentu, agar tetap memberikan ASI ke bayinya. "Ibu menyusui tetap harus memberikan ASI ke bayinya meski ASI jadi agak kuning karena konsumsi vitamin tertentu, tidak akan membahayakan bayinya," ungkap dr Esther.

Lebih lanjut, dr Esther juga mengingatkan kepada semua masyarakat yang rutin mengonsumsi suplemen vitamin C atau B agar mencukupi asupan air putihnya. Sebab, vitamin C tergolong dalam vitamin yang larut dalam air dan dengan tercukupinya air dalam tubuh akan memaksimalkan kinerja vitamin C tersebut.

Live Series Kesehatan

"Jadi, dipastikan juga konsumsi ait putihnya cukup dalam sehari. Ini akan membantu melarutkan suplemen vitamin C yang dikonsumsi dan karena itu penyerapan akan lebih maksimal," sarannya.

"Jangan juga kemudian merasa khawatir jika minum banyak air vitamin C yang dikonsumsi akan terbuang lewat urin. Sebab, jika penyerapan sudah terjadi dan tubuh merasa cukup dengan apa yang diterima, maka vitamin yang tidak dibutuhkan akan terbuang lewat urin dan begitulah secara alami tubuh bekerja," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini