5 Penyebab Diabetes, Mulai Kurang Gerak hingga Stres

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 16 September 2021 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 481 2472094 5-penyebab-diabetes-mulai-kurang-gerak-hingga-stres-DYLQhRd2p4.jpg Ilustrasi penyakit diabetes. (Foto: Tumisu/Pixabay)

DIABETES menjadi salah satu penyakit yang paling banyak diderita masyarakat. Penyakit ini diketahui sangat berbahaya dan bisa menyebabkan komplikasi hingga berujung kematian.

Pada dasarnya diabetes memiliki beberapa jenis, dan tidak semua penyebabnya karena asupan makanan. Berikut ini lima penyebab diabetes, seperti dirangkum dari laman Times Now News, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Waspadalah, Ini Gejala dan Faktor Risiko Diabetes Tipe 2 

1. Konsumsi makanan tinggi lemak dan karbohidrat

Semangkuk mi instan, burger keju, piza, donat, dan bacon bisanya menyebabkan seseorang mengalami obesitas. Makanan ini tinggi lemak jenuh dan karbohidrat sederhana yang mudah terurai menjadi glukosa.

Glukosa ini disimpan dalam aliran darah sehingga memaksa pankreas untuk memproduksi terlalu banyak insulin yang mengakibatkan penambahan berat badan.

Ilustrasi diabetes. (Foto: Boldsky)

2. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

PCOS adalah salah satu penyebab paling umum obesitas pada wanita. Menurut National Library of Medicine, sebanyak 40–80 persen wanita dengan PCOS kelebihan berat badan atau obesitas.

Hal ini terjadi karena kondisi tersebut berdampak pada laju metabolisme yang mengakibatkan kelainan dan peningkatan risiko diabetes dan obesitas.

Baca juga: Ini Penyebab Penderita Diabetes Sering Terbangun Jam 3 Pagi 

3. Kurang gerak

Pola hidup kurang aktivitas fisik atau tidak banyak bergerak memberikan peran besar dalam hal obesitas. Seseorang mendapat asupan kalori dari makanan, namun di satu sisi seseorang yang tidak melakukan aktivitas fisik apa pun akan menumpuk lemak.

Lemak yang tertumpuk inilah yang menyebabkan obesitas dari waktu ke waktu. Terlalu banyak duduk di meja kerja atau mengikuti kelas daring adalah penyebabnya. Seseorang harus bangun dari kursi dan berjalan di sekitar lingkungan rumah untuk menjaga tubuh tetap bergerak dan menghindari risiko obesitas.

4. Genetika

Faktor genetik berperan dalam penyebab obesitas. Pasalnya, gen menentukan bagaimana tubuh memproses lemak dan menyimpannya. Seperti halnya diabetes dan PCOS yang bersifat genetika. Seseorang berisiko lebih tinggi mengalami obesitas jika kedua orangtuanya juga mengalami obesitas.

Kekurangan hormon seperti leptin yang berfungsi memerintahkan tubuh untuk makan lebih sedikit saat simpanan lemak tinggi dapat menyebabkan obesitas seiring waktu. Ketika tubuh tidak mendapatkan cukup leptin, keseimbangan akan hilang dan obesitas dapat muncul.

Baca juga: 8 Cara Cegah Diabetes yang Tingkatkan Risiko Komplikasi Pasien Covid-19 

5. Stres

Emosi dan perubahan suasana hati sering kali memengaruhi pola makan. Kebiasaan ini dapat menyebabkan obesitas hingga diabetes seiring waktu. Kondisi ini juga bisa terjadi karena kebosanan. Namun yang membuat stres makan menjadi perhatian adalah risiko gangguan makan dalam beberapa kasus.

Ilustrasi diabetes.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini