7 Syarat dan Kunci Pembelajaran Tatap Muka Aman dari Penularan Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 16 September 2021 17:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 481 2472449 7-syarat-dan-kunci-pembelajaran-tatap-muka-aman-dari-penularan-covid-19-gtkf61QCRZ.jpg Ilustrasi (Foto : Livescience)

PEMBELAJARAN tatap muka (PTM) terbatas diizinkan digelar di wilayah PPKM level 1-3. Dikabarkan setidaknya ada 91% (490.217) dari 540 ribu sekolah yang sudah boleh melakukan PTM terbatas. Meski demikian, untuk melakukan PTM terbatas tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Merangkum dari laman Instagram resmi Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) @lawancovid19_id, Kamis (16/9/2021), berikut syarat sekolah untuk dapat melakukan PTM terbatas di masa pandemi Covid-19.

PTM Terbatas

1. Berada di wilayah PPKM level 1-3.

2. Wajib patuhi syarat sesuai panduan SKB 4 menteri.

3. Mendapat izin dari pemerintah daerah.

4. Vaksinasi pelajar tidak jadi syarat agar sekolah dapat dibuka kembali.

5. Wajib sediakan opsi PTM terbatas dan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

6. Harus dapat izin orangtua.

7. Pengajar boleh mengajar dari rumah jika memiliki komorbid.

Baca Juga : IDI Sebut Hanya Ada 2 Cara Lindungi Anak di Bawah 12 Tahun dari Covid-19, Apa Saja?

5 Ketentuan Kunci Pelaksanaan PTM Terbatas

1. Memperhatikan jaga jarak minimal 1,5 meter dan jumlah maksimal peserta didik per kelas

2. Jumlah hari dan jam PTM Terbatas dilakukan shift

3. Perilaku wajib di seluruh lingkungan satuan pendidikan :

4. Menggunakan masker kain tiga lapis atau masker sekali pakai/masker bedah yang menutupi hodug dan mulut sampai dagu

B. Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau cairan pembersih tangan (hand sanitizer)

C. Menjaga jarak minimal 1,5 meter

D. Tidak melakukan kontak fisik seperti bersalaman dan cium tangan

E. Menerapkan etika batuk/bersin

4. Harus dalam kondisi sehat dalam menjalankan PTM Terbatas

A. Kondisi terkontrol jika mengidap penyakit penyerta

B. Tidak memiliki gejala Covid-19, termasuk bagi orang yang serumah dengan warga satuan pendidikan

5. Kegiatan yang berpotensi menjadi kerumunan tidak diperbolehkan terjadi di satuan pendidikan. Misalnya: Kantin, olahraga, ekstrakulikuler, dan pertemuan orangtua.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini