Keselamatan Tenaga Kesehatan di Papua Terancam, IDI Angkat Suara!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 17 September 2021 18:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 481 2473046 keselamatan-tenaga-kesehatan-di-papua-terancam-idi-angkat-suara-Y8CLiXN25O.jpg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

KEJADIAN di Papua mendapat perhatian Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Keselamatan tenaga kesehatan di wilayah itu mesti dijamin oleh negara.

Ini ada kaitannya juga dengan beberapa tenaga kesehatan dilaporkan mengalami kekerasan, bahkan gugur atas perlakuan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua.

Ketua Umum PB IDI Daeng M. Faqih kemudian menerbitkan pernyataan resmi yang ditandatangani 17 September 2021. Bagaimana sikap PB IDI terkait kasus ini?

IDI

Dalam pernyataan sikap tersebut, PB IDi menyesalkan kejadian itu dan turut berduka cita atas meninggalnya tenaga kesehatan. "Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi tempat yang layak dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," terang laporan tersebut yang diterima Okezone, Jumat (17/9/2021).

Baca Juga : 9 Nakes Berhasil Dievakuasi ke Jayapura Usai Disiksa KKB

Kemudian, PB IDI mengutuk keras semua tindakan kekerasan dan anarkis terhadap fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan yang sedang menjalankan tugas pengabdian dan kemanusiaan, yang seharusnya mendapat perlindungan dan tidak dibenarkan menjadi sasaran semua tindak kekerasan.

PB IDI juga meminta kepada pemerintah dan aparat keamanan untuk sementara menarik tenaga kesehatan ke tempat yang lebih aman.

"Meminta kepada aparat keamanan untuk menindak tegas para pelaku tindak kekerasan dan anarkis agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi, serta mengapresiasi aparat keamanan yang melakukan tindakan cepat upaya pemulihan keamanan di seluruh Papua, khususnya di Distrik Kiwirok," tambah laporan tersebut.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini