Tak Mau Depresi di Masa Pandemi? Coba Rajin Lari Deh

Tim Okezone, Jurnalis · Minggu 19 September 2021 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 19 612 2473530 tak-mau-depresi-di-masa-pandemi-coba-rajin-lari-deh-9zWixoHty9.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

STRES karena pandemi yang belum juga usai? Daripada mengalami gangguan mental coba deh berlari. Sebuah studi tahun 2020 menyimpulkan, lari berimplikasi positif yang penting bagi kesehatan mental, terutama gangguan depresi dan kecemasan.

Seperti dikutip Antara dari Livescience, lari diketahui bisa mengurangi gejala kecemasan dan depresi. Olahraga ini meningkatkan kadar endorfin Anda, merangsang neurotransmitter norepinefrin yang terhubung dengan suasana hati Anda. Stimulasi ini dapat membantu meringankan efek depresi ringan dan kecemasan.

Sementara menurut para ahli di Public Health England, dapat mengurangi risiko masalah kardiovaskular, diabetes tipe 2 kanker, dan penyakit fisik lainnya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan, menjadikan lari sebagai bagian dari rutinitas harian Anda juga dapat membantu membangun tulang dan otot yang lebih kuat sambil mengelola berat badan dan meningkatkan kualitas tidur.

Lati

Adapun waktu olahraga minimal yang harusnya dilakukan setiap orang adalah 150-300 menit per minggu. Lari pun cenderung mudah dilakukan sembari membuat mereka menjelajahi berbagai area dan menjadi bugar walau sekedar di atas treadmill.

Tapi, jogging sebaiknya dilakukan pada sore hari. Pasalnya, pada sore menjelang malam, suhu inti tubuh berada dalam keadaan siap untuk merespons perubahan medan. 

Berbeda dengan melakukan lari di pagi hari, di mana otot tubuh masih kaku dan lupa meluangkan waktu untuk peregangan. Sehingga tubuh merasa dipaksa dan rentan terkena cedera.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini