Mencicip Nasi Shirataki ala Pekalongan, Cocok untuk Diet

Agregasi Solopos, Jurnalis · Selasa 21 September 2021 17:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 298 2474729 mencicip-nasi-shirataki-ala-pekalongan-cocok-untuk-diet-Rzk7v0akBU.jpg Sego Megono. (Foto: Instagram)

KETIKA diet seseorang tentu akan melihat kandungan gizi yang terdapat pada makanannya. Sayangnya, demi menjaga agar gizi tetap seimbang, maka banyak makanan yang mengorbankan rasa.

Akibatnya, banyak orang merasa diet menjadi siksaan karena menu makanan yang tidak memiliki citarasa di mulut itu. Namun di Kabupaten Pekalongan, terdapat menu sehat namun masih terasa enak untuk dikonsumsi. Mengutip dari laman Instagram @explorepekalongan, terdapat sajian Sego Megono yang berbeda dari biasanya.

Karena mengusung konsep makanan sehat, sego atau dalam bahasa Jawa adalah nasi, yang digunakan adalah sego konnyaku. Sego konnyaku ini sama dengan nasi shirataki yang memiliki warna putih terang dan bening serta bertekstur kenyal.

Sego Megono

Rasa nasinya yang tawar membuatnya mudah “begaul” dengan cita rasa lau khas Sego Megono yang terdiri dari sayur serat nangka yang gurih, ikan asap pecak yang tidak hanya berbau asap namun ada sensasi pedas dan tempe goreng sebagai variasi tekstur dan asupan protein.

Dari segi komposisi makanannya, Sego Megono dengan sego konnyaku ini memiliki komposisi menu sehat yang lengkap, seperti karobohidrat, protein dan masih banyak lagi. Mengutip dari situs kesehatan, nasi konnyaku/shirataki ini memang banyak dinikmati untuk menu sehari-hari pengganti beras.

Nasi ini terbuat dari akar konnyaku yang mengandung glokumanan, yaitu serat alami yang larut dalam air. Bentuknya kecil dan being sehingga memiliki cita rasa yang berbeda dengan jenis nasi lainnya. Nasi shirataki ini sendiri terasa seperti jelly yang dicampurkan ke dalam lauk pauk.

Meski mengandung kalori dan karbohidrat yang rendah, beras shirataki memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga tetap memberikan efek kenyang setelah memakannya. Bahkan kandungan glukomanannya juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung karena zat glukomanan bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dan gula darah yang tinggi.

Cara pengolahannya sama dengan menanak nasi, baik itu melalui panci atau melalui rice cooker/penanak nasi. Ada juga yang mengolah beras shirataki dengan dicampur dengan beras biasa. Saat mengkonsumsi nasi shirataki ini juga perlu ditakar lauknya agar tidak terlalu banyak kalori yang dicampurkan sehingga program diet yang dijalani juga tidak gagal.

Takaran lauk pada Sego Megono dengan nasi konnyaku atau shirataki ini sudah cukup sehingga bagi pelaku diet tetap dapat menyantap Sego Megono tanpa takut gagal diet.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini