6 Faktor Risiko Kanker Paru, Penyakit yang Diidap Legenda Bulu Tangkis Verawaty Fajrin

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 21 September 2021 10:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 481 2474485 6-faktor-risiko-kanker-paru-seperti-dialami-verawaty-fajrin-legenda-bulu-tangkis-ri-eH1b2tiAc8.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

LEGENDA bulu tangkis, Verawaty Fajrin tengah menjalani pengobatan akibat kanker paru sejak Maret 2020. Ia diketahui sudah menjalani lima kali kemoterapi untuk melawan sel jahat tersebut.

Presiden Joko Widodo pun mengutus dua menterinya, Menteri Kesehatan dan Menteri Pemuda dan Olahraga, untuk menjamin perawatan terbaik sang legenda. Kini Verawaty Fajrin dirawat di ruang VIP RS Dharmais dan ditangani tim dokter spesialis terbaik.

Kanker paru yang diidap perempuan bernama asli Verawaty Wiharjo adalah masalah serius yang banyak dialami masyarakat. Menurut data dari International Agency for research on cancer (2020), kasus kanker paru di Indonesia menduduki posisi 3 teratas, dengan total pasien 34.783 kasus baru.

Verawati Fajrin

Mirisnya, penyakit ini banyak menggugurkan pasien, yaitu 30.843 kematian akibat kanker paru. "Sederhananya, dalam setahun, yang tersisa hanya 3-4 orang per 100 pasien," terang Prof Aru Sudoyo, Ahli Penyakit Dalam Konsultan Hematologi dan Onkologi Medik, dalam webinar Hari Kanker Paru Sedunia 2021, beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Legenda Bulu Tangkis Indonesia Verawaty Wiharjo Sakit Kanker Paru-Paru, Pemerintah Tanggung Semua Biaya Pengobatan

Ada beberapa faktor yang membuat seseorang berisiko tinggi mengalami kanker paru-paru. Beberapa faktor dapat dikendalikan, seperti berhenti merokok. Namun, ada juga faktor yang tidak dapat dikendalikan seperti riwayat keluarga.

Berikut faktor risiko kanker paru yang dikutip dari Mayo Clinic, Selasa (21/9/2021) : 

1. Merokok

Jumlah rokok yang dihisap akan sangat menentukan pertumbuhan sel kanker di paru-paru. Semakin banyak rokok yang dihisap setiap harinya, semakin besar kemungkinan risikonya.

2. Perokok pasif

Semakin sering asap rokok masuk ke dalam paru-paru, semakin tinggi risiko sel kanker tumbuh di sana.

3. Terapi radiasi

Jika Anda menjalani terapi radiasi ke dada untuk jenis kanker lain, ini meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru.

Baca Juga : Sakit Kanker Paru-Paru, Legenda Bulu Tangkis Indonesia Verawaty Wiharjo Dirawat di RS Dharmais

4. Paparan gas radon

Radon dihasilkan oleh pemecahan alami uranium di tanah, batu, dan air yang akhirnya menjadi bagian dari udara yang dihirup setiap hari. Tingkat radon yang tinggi akan menumpuk di paru-paru dan ini berakibat buruk.

5. Paparan asbes dan karsinogen lainnya

Zat kimia seperti asbes, arsenik, kromium, dan nikel dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru, terlebih jika Anda merokok.

6. Riwayat keluarga

Jika ada anggota keluarga yang mengalami kanker paru, baik itu orangtua, saudara kandung, atau anak, itu meningkatkan risiko penyakit.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini