Duh, Dokter Reisa Sebut Lansia yang Divaksin Baru Capai 30%

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 23 September 2021 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 612 2475461 duh-dokter-reisa-sebut-lansia-yang-divaksin-baru-capai-30-JEp2piPHMA.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

GUNA menurunkan angka Covid-19 vaksinasi memang menjadi salah satu jalan. Jika target vaksin penduduk sudah tercukupi, maka bukan tidak mungkin masyarakat akan mendapatkan kekebalan kelompok atau herd immunity.

Inilah kenapa pencapaian target vaksinasi Covid-19 terus dikejar. Pasalnya, vaksinasi sudah terbukti bisa melindungi dari kesakitan parah yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan menekan angka kematian akibat infeksi Covid-19.

Adapun angka vaksinasi sendiri, vaksinasi nasional Indonesia sendiri seperti dari keterangan Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro, saat ini vaksinasi Covid-19 sudah menembus angka 80 juta suntikan untuk dosis yang pertama dan 45 juta suntikan untuk dosis yang kedua.

Tapi meski demikian, vaksinasi masih menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi Indonesia. Pasalnya, pemerataan vaksinasi pada kelompok orang lanjut usia (lansia) belum terjadi. Menurut dr. Reisa, pada kelompok lansia, cakupan vaksinasi bahkan belum mencapai angka 30 persen dari target yang ada.

“Meski pada SDM kesehatan dan petugas pelayan publik cakupannya sudah tinggi. Pada lansia belum mencapai 30 persen, artinya kurang dari 6 juta jiwa yang baru menerima vaksin Covid-19 dosis pertama,” ujar dr. Reisa, dalam siaran langsung PPKM di akun chanel Youtube Sekretariat Presiden.

Para lansia yang sudah lengkap full dosis, atau sudah menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua, baru kurang lebih 4 juta jiwa. Artinya, cakupan vaksinasi pada lansia kurang dari 20 persen dari skema target yang ditetapkan pemerintah.

“Baru sekitar 4 juta lebih yang sudah lengkap divaksinasi, atau kurang dari 20 persen dari sasaran yang ditetapkan yakni sekitar 21,5 juta jiwa. Maka dari itu, mari kita fokus bantu vaksinasi merata di semua kelompok masyarakat,” pungkasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini