Psikolog Jennyfer Ungkap Penyebab dan Pemicu Stres Selama Pandemi Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 23 September 2021 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 23 481 2475850 psikolog-jennyfer-ungkap-penyebab-dan-pemicu-stres-selama-pandemi-covid-19-rIpNMkmPmG.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

SELAMA masa pandemi Covid-19 banyak masyarakat yang merasa cemas dan frustrasi. Tekanan hidup yang semakin berat, serta tidak adanya ketidakpastian membuat masyarakat mengalami stres.

Banyak sekali faktor pemicu terjadinya stres pada seseorang, oleh sebab itu sangat penting bagi masyarakat untuk mengetahui penyebabnya.

Psikolog Klinis Remaja dan Dewasa, Jennyfer, M. Psi. Psikolog, menjelaskan bahwa kebanyakan masyarakat mengalami stres karena merasa cemas selama masa pandemi Covid-19. Pandemi membuat masyarakat menjadi jarang bertemu satu sama lain sehingga saat bertemu kembali seseorang akan menjadi lebih sensitif.

Stres

“Banyak juga masyarakat yang tidak fokus dalam bekerja dan bersekolah karena harus bekerja dari rumah (WFH) dan belajar secara online. Stres yang mereka alami pun bervariasi. Ada yang hanya membutuhkan teman untuk bertukar pikiran, ada juga yang menyebabkan frustrasi seperti susah tidur. Kondisi ini akan menyebabkan seseorang kehilangan fokus,” kata Jennyfer, dalam Live Instagram Series ‘Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi Covid-19’, Kamis (23/9/2021).

Baca Juga : 3 Teknik Relaksasi untuk Hilangkan Cemas Akibat Pandemi Covid-19

Lebih lanjut JennyFer menjelaskan banyak masyarakat yang memang mengalami stres akibat WFH dan belajar online. Sebab pada dasarnya mainset seseorag adalah kantor merupakan tempat untuk bekerja, sementara rumah adalah tempat untuk beristirahat. Pada saat WFH, rumah telah kehilangan fungsinya yang menyebabkan otak terus berpikir selama 24 jam.

“Otak yang terus berpikir menyebabkan seseorang mengalami burnout yang mengakibatkan stres. Terlebih jika kondisi rumah yang tidak nyaman atau tidak kondusif untuk bekerja, sehingga membuat seseorang semakin stres ketika bekerja,” tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini