Pemerintah Tegaskan Vaksin Booster Hanya untuk Tenaga Kesehatan, Ini Alasannya

Tim Okezone, Jurnalis · Minggu 26 September 2021 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 26 481 2476974 pemerintah-tegaskan-vaksin-booster-hanya-untuk-tenaga-kesehatan-ini-alasannya-WJywNyJoiD.jpg Ilustrasi vaksin booster untuk tenaga kesehatan. (Foto: Twitter @KemenkesRI)

PEMERINTAH melalui Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menegaskan vaksinasi dosis ketiga atau vaksin booster hanya diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes). Tujuannya untuk memberikan perlindungan dalam menjalankan tugas di tengah pandemi covid-19.

"Prioritas program vaksin booster saat ini adalah tenaga kesehatan sebagai populasi berisiko, sekaligus vital dalam mendukung layanan dalam kesehatan di masa pandemi," ujar Johnny G Plate dalam siaran persnya, Sabtu 25 September 2021.

Baca juga: Seberapa Penting Vaksin Booster untuk Masyarakat Umum? 

Pemerintah belum melakukan perubahan kebijakan terkait hal ini sehingga vaksin "booster" belum boleh diberikan kepada masyarakat umum.

Ilustrasi vaksinasi booster.

"Saat ini vaksin 'booster' memang baru diprioritaskan untuk tenaga kesehatan. Hal ini lantaran kelompok tersebut lebih berisiko terpapar covid-19," ujarnya, seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Vaksin Sinovac 98% Cegah Covid-19, Masih Perlukah Booster? 

Ia memaparkan bahwa hingga 24 September 2021, pemberian vaksin dosis ketiga bagi nakes sudah mencapai 60,74 persen atau lebih dari sasaran vaksinasi sebanyak 892.192 orang.

Adapun pemerintah masih terus mengkaji rencana program vaksinasi dosis ketiga untuk masyarakat umum pada tahun depan.

Menurut Johnny, kebijakan tersebut masih memerlukan pertimbangan dan pembahasan yang lebih dalam. Terlebih lagi saat ini jumlah penerima vaksin covid-19 untuk dosis pertama belum mencapai 50 persen dari total penduduk Indonesia.

"Hingga saat ini 'booster' atau dosis ketiga masih prioritas bagi nakes," tegasnya.

Baca juga: Pulang Kerja, Kaesang Pangarep Sering Bawa Seblak Buat Presiden Jokowi 

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan hingga Jumat 24 September 2021, pukul 18.00 WIB, realisasi vaksinasi dosis pertama secara keseluruhan di Indonesia telah menjangkau 85.015.837 juta orang atau 40,82 persen dari target sasaran.

Adapun realisasi pemberian vaksinasi dosis kedua telah menjangkau 47.776.434 orang atau 22,94 persen dari target sasaran.

Baca juga: 3 Jenis Obat Ini Tidak Boleh Dibuang Sembarangan, Bisa Timbulkan Resistansi hingga Meledak 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini