7 Tips Maksimalkan Konsultasi dengan Dokter saat Telemedicine

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 27 September 2021 07:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 481 2477302 7-tips-maksimalkan-konsultasi-dengan-dokter-saat-telemedicine-WkZDOapTLY.jpg Ilustrasi telemedicine. (Foto: Shutterstock)

TELEMEDICINE atau konsultasi medis secara daring menjadi solusi di masa pandemi covid-19 ini. Pasalnya, ini bisa meminimalisasi risiko terpapar wabah penyakit akibat kontak fisik. Kemudian juga sangat praktis karena bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Tidak heran jika telemedicine makin diminati banyak orang. Meski begitu, telemedicine tidak bisa menggantikan konsultasi tatap muka dengan dokter. Namun, telemedicine menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mendapat akses terhadap perawatan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.

Baca juga: Telemedisin Disebut Akan Tetap Jadi Bagian Layanan Dokter Setelah Pandemi Usai 

"Terlebih bagi pasien dengan keterbatasan mobilitas karena kondisi kesehatannya, perjuangan pasien dan caregiver untuk ke klinik atau rumah sakit bisa diminimalkan," ungkap dr Roy Panusunan Sibarani SpPD-KEMD FES, dokter spesialis penyakit dalam (endokrin-metabolik-diabetes), dalam keterangannya, sebagaimana dikutip dari KRJogja, Senin (27/9/2021).

Ilustrasi telemedicine.

Ia menerangkan, umumnya telemedicine dilakukan dengan menggunakan fitur chat dan video call. Sebagai hal yang relatif baru, edukasi mengenai pemanfaatan telemedicine masih dibutuhkan. Oleh karena itu, dr Roy membagikan 7 tips memaksimalkan konsultasi dokter secara daring melalui fitur video call.

Baca juga: Telemedisin Bisa Jadi Alternatif Konsultasi Pasien Kanker Paru 

1. Persiapkan pertanyaan-pertanyaan dan hasil pemeriksaan lab terbaru. Persiapan pertanyaan penting agar bisa memperoleh data yang lengkap atas informasi yang dibutuhkan.

2. Ajukan maksud pertemuan dan keluhan yang ada dengan rinci. Contoh: "Dok, ketika makan tadi pagi saya muntah." Usahakan menjelaskan keluhan pada permasalahan utama dan tidak melebar ke mana-mana.

3. Bagi pasien yang berusia lanjut sebaiknya ditemani anggota keluarga yang lebih muda. Supaya tetap efisien dan tidak menimbulkan distraksi, pasien cukup ditemani satu orang.

4. Sebaiknya pasien berada di ruang yang bisa bergerak bebas, misalnya bisa angkat tangan, kaki, dan sebagainya. Kamera harus bisa memantau hal tersebut (kamera ponsel lebih disarankan karena bisa lebih mobile dibanding kamera laptop).

Baca juga: Ini Waktu yang Ideal Konsultasi dengan Dokter saat Isolasi Mandiri 

5. Siapkan juga obat-obatan yang sudah dan sedang dikonsumsi sehingga dokter akan melihat langsung obatnya. Ini agar dokter bisa menentukan obat apa saja yang akan dikonsumsi selanjutnya.

6. Sama seperti konsultasi tatap muka di rumah sakit pada umumnya, telemedicine melalui panggilan video juga memiliki keterbatasan waktu. Guna memaksimalkannya, pasien diharapkan fokus terhadap gejala dan keluhan yang di dirasakan pada saat melakukan telemedicine.

7. Mintalah dokter membuat rangkuman pemeriksaan saat telemedicine hari itu.

Baca juga: Lagi Ngetren, Kenali 4 Manfaat Rosehip Oil bagi Kesehatan Kulit 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini