Bocah 12 Tahun Seret Ayah ke Pengadilan Demi Disuntik Vaksin Covid-19, Alasannya Bikin Haru!

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 27 September 2021 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 481 2477426 bocah-12-tahun-seret-ayah-ke-pengadilan-demi-disuntik-vaksin-covid-19-alasannya-bikin-haru-6CSPFq7S5w.jpg Ilustrasi (Foto : Newser)

NIAT ingin menjenguk sang nenek yang sedang sakit parah, harus dilalui dengan proses yang panjang dan berliku hingga ke ranah hukum oleh seorang anak berusia 12 tahun di Belanda.

Anak laki-laki yang tak disebutkan namanya tersebut, diketahui sangat ingin melihat sang nenek yang sedang sakit kanker paru-paru metastik parah. Sang cucu berpikir, akan lebih aman terutama bagi sang nenek, jika ia datang menjenguk dalam kondisi dirinya sudah disuntik vaksin Covid-19.

Vaksinasi Anak

Menurut dokumen pengadilan yang dikutip oleh BBC, bocah laki-laki itu disebutkan tak mau menulari Covid-19 kepada sang nenek, yang mana nyawanya sendiri sudah terancam karena penyakit parah yang diidap. Tetapi ayah dari sang bocah ternyata tak mengizinkan anaknya menerima vaksin Covid-19.

Baca Juga : Varian Delta Disebut Lebih Mematikan bagi Anak-Anak, Ini Faktanya

Bertekad bulat dirinya sudah divaksin Covid-19 sebelum datang menemui sang nenek, akhirnya bocah 12 tahun asal Groningen, Belanda itu membawa perkara ini ke ranah hukum dan membawa ayahnya ke pengadilan, agar pengadilan lah yang memutuskan, seperti dikutip Newser, Senin (27/9/2021).

Sebagai informasi, menurut peraturan hukum di Belanda, bahwa sementara anak-anak berusia 12 tahun ke atas bisa divaksinasi jika kedua orang tuanya menyetujui. Jika orang tua tidak setuju maka kasusnya bisa dibawa ke pengadilan dan hukum menentukan bahwa hakim harus memutuskan demi kepentingan terbaik anak.

Di kasus ini, kedua orang tua sang bocah diketahui sudah berpisah. Sang ibu memperbolehkan putranya untuk divaksin, sementara sang ayah tidak tak mengizinkan putranya menerima vaksin Covid-19. Dalam dokumen pengadilan, tercatat sang anak merasa kesulitan untuk berkomunikasi dan berdiskusi soal ini dengan sang ayah dan sebagai anak ia merasa permohonannya tak didengar.

Akhirnya, perjuanganp panjang bocah 12 tahun tersebut tak sia-sia. Hakim Bart Tromp dari Pengadilan Distrik Groningen mengabulkan keinginan sang bocah agar bisa divaksin Covid-19. Hakim Bart Tromp mencatat, meskipun resiko keparahan infeksi Covid-19 pada anak-anak lebih rendah daripada orang dewasa, tapi tetap saja anak-anak masih bisa terinfeksi Covid-19 yang berkepanjangan.

Menurut pengadilan, kekhawatiran sang ayah tentang efek samping jangka panjang terhadap vaksin dinilai kurang memiliki dasar faktual. Berdasarkan laporan ABC, Hakim memerintahkan agar bocah itu bisa segera divaksin sebelum ayahnya bisa mengajukan banding.

Dari catatan media BBC dan ABC, kasus di Belanda ini yakni kasus seorang anak yang membawa orang tuanya ke pengadilan agar bisa divaksin Covid-19 ini, diyakini sebagai salah satu kasus pertama sejenis ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini