Pasien Penyakit Jantung Suntik Vaksin Covid-19 Merek Berbeda Tiap Dosis, Amankah?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 27 September 2021 13:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 481 2477445 pasien-penyakit-jantung-suntik-vaksin-covid-19-merek-berbeda-tiap-dosis-amankah-hxodK4wkwX.jpg Ilustrasi (Foto : Livescience)

PASIEN penyakit jantung tergolong dalam kelompok rentan jika terpapar Covid-19. Karena itu, dokter sangat menyarankan agar segera lakukan vaksinasi Covid-19.

"Laporan di rumah sakit menyatakan bahwa 16,3% pasien ruang isolasi mempunyai komorbid penyakit kardiovaskular. Biasanya kalau serangan jantung rata-rata 8% di Indonesia, namun sejak wabah Covid-19 muncul, angka kematian meningkat 22-23%," terang dr Isman Firdaus, SpJP (K), dokter spesialis penyakit jantung dan pembuluh darah, di webinar Kementerian Kesehatan, Senin (27/9/2021).

Vaksin Covid-19

Salah satu penyebabnya adalah keparahan akibat Covid-19 itu sendiri dengan berbagai macam mekanisme yang menyebabkan perburukan jantung.

"Karena itu, kami dari perhimpunan dokter kardiovaskuler Indonesia tetap meminta kepada semua masyarakat, terutama pasien penyakit jantung untuk menjaga prokes dengan ketat, kemudian lakukan vaksinasi," terangnya.

Baca Juga : Bocah 12 Tahun Seret Ayah ke Pengadilan Demi Disuntik Vaksin Covid-19, Alasannya Bikin Haru!

Suntik vaksin Covid-19 sangat dibutuhkan pasien penyakit jantung untuk mencegah paparan virus maupun jika terpapar, gejala yang timbul tidak parah dan mengancam nyawa. Ini akan sangat menurunkan risiko kematian.

Dokter Isman menerangkan bahwa ketika pasien penyakit jantung dosis pertamanya adalah vaksin Sinovac, lalu dosis keduanya bukan Sinovac, maka itu tidak masalah.

"Kalau vaksin pertama adanya Sinovac, lalu vaksin kedua Sinovac-nya habis, maka pakai vaksin yang lain saja. Boleh. Jadi, enggak perlu harus sama. Vaksin yang ada apa, itu yang kita gunakan, yang penting kita selesaikan vaksinasi kita," tambah dr Isman.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini