Wamenkes Dante Ungkap Titik Kritis Penularan Covid-19 di Tempat Wisata

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 27 September 2021 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 481 2477536 wamenkes-dante-ungkap-titik-kritis-penularan-covid-19-di-tempat-wisata-mcVMUvWZkx.jpg Pandemi Covid-19 (Foto: Pixabay)

KASUS positif Covid-19 di Tanah Air telah menurun secara signifikan, sehingga pemerintah mulai kembali membuka sektor pariwisata.

Meski demikian, bukan berarti saat ini telah terbebas dari ancaman Covid-19, sebab saat ini banyak negara di dunia yang sedang mengalami kenaikan kasus.

 Pandemi Covid-19

Dalam rakornas 'Pemulihan dan Pertumbuhan Sektor Parekraf', Senin (27/9/2021), Wakil Menteri Kesehatan, dr. Dante Saksono Harbuwono mengatakan terdapat titik kritis penularan Covid-19 di tempat wisata. Ada setidaknya lima titik kritis penularan, diantaranya:

1. Ventilasi

Ruang indoor lebih berisiko sehingga perlu kehati-hatian di setiap titik.

2. Durasi

Kegiatan berkumpul dengan orang lain dalam waktu lama seperti live show, ibadah bersama, bioskop atau teater.

3. Jarak

Kegiatan yang mengharuskan orang berada dalam jarak dekat, seperti: wisata air, ibadah bersama, antri toilet/tempat ibadah/restoran, antar atau jemput.

4. Masker

Kegiatan yang mengharuskan orang membuka masker, seperti: wisata air, makan atau minum, wudhu atau bersuci.

5. Sentuhan

Kegiatan yang mengharuskan orang menyentuh benda yang juga disentuh orang lain, seperti: menyentuh alat atau kendaraan wahana, pintu atau gate.

Adapun strategi yang akan dilakukan pemerintah, di antaranya:

Rekayasa administrasi

1. Pembatasan jumlah orang dalam area atau wahana.

2. Pengaturan durasi aktivitas wisata.

3. Pengaturan atau penjedaan waktu masuk antar rombongan.

4. Tes Covid-19 acak atau berkala bagi pelaku wisata.

Rekayasa teknis

1. Pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi di tempat wisata dan wahana.

2. Pengaturan jarak minimal 1,5 meter di seluruh area.

3. Pengaturan alur pengunjung masuk dan keluar.

4. Penyediaan sarana CTPS atau hand sanitizer di tiap area strategis.

5. Optimalisasi sirkulasi udara dan sinar matahari.

6. Disinfeksi berkala pada area atau benda yang digunakan bersama.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini