Menkes: Positivity Rate di Atas 5 Persen, Sekolah Akan Ditutup 14 Hari

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 27 September 2021 18:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 481 2477689 menkes-positivity-rate-di-atas-5-persen-sekolah-akan-ditutup-14-hari-iJOCE24xn7.jpg Ilustrasi (Foto : Livescience)

SEHUBUNGAN kembalinya aktivitas pembelajaran tatap muka (PTM) Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan adanya perubahan strategi yang akan diterapkan di lapangan.

Jika sebelumnya strategi yang dijalankan adalah menemukan kasus pasif, kini menjadi active case finding karena kasus positif saat ini sudah menurun. Hal pertama yang dilakukan adalah menentukan sekolah-sekolah di tingkat Kabupaten/Kota yang menggelar PTM lalu diambil sampling sebanyak 10 persen.

Update Covid-19

“Dari situ kita ambil 10 persen sampling, dari 10 persen ini kita bagi alokasinya, berdasarkan kecamatan. Karena para epidemiolog bilang penularan itu enggak terjadi antar kota, kejadiannya di antar kecamatan. Jadi harus dimonitor secara ketat dari segi surveilansnya,” kata Menkes Budi, dalam siaran langsung Keterangan Pers Menko dan Menteri terkait Hasil Ratas PPKM, Senin (27/9/2021).

Baca Juga : Analisis Pakar Soal Penularan Covid-19 Melalui Udara di Ruang Kelas Sekolah

Langkah selanjutnya, diambil 30 orang siswa dan 30 orang tenaga pengajar untuk diswab PCR dengan metode pool tes yang frekuensinya rutin 1 kali per bulan atau lebih sering. Dari hasil swab PCR ini, akan terlihat hasil berapa persentase kasus positif. Apakah di bawah 1 persen, 1 sampai 5 persen, atau bisa sampai lebih dari 5 persen.

“Nanti kita lihat, sekolah yang ada kasus di bawah 1 persen ya normal saja. Kita cari kontak eratnya, yang positif dikarantina, yang kontak erat ya kita isolasi, kemudian sekolahnya tetap berjalan,” imbuhnya.

Jika positivity rate sekolah tersebut di angka 1 sampai 5 persen, maka rombongan belajar di sekolah tersebut semua akan diswab dan dikarantina. Namun, sekolah tetap berjalan sebagaimana biasanya alias tetap PTM.

Beda cerita jika angka positivity rate sudah di atas 5 persen, Menkes Budi menyebutkan maka sekolah akan langsung ditutup selama 14 hari dan aktivitas belajar mengajar akan kembali digelar secara daring.

“Di atas 5 persen, kita swab seluruh sekolah karena ada kemungkinan menyebar. Sekolahnya kita ubah dulu jadi online selama 14 hari. Kita bersihkan, rapihkan, prokesnya diperbaiki. Dengan demikian, surveilans itu kita pastikan dilakukan di level yang paling kecil. Kalaupun ada kemungkinan meledak kasus di sana, kita kunci satu sekolah saja. Tidak usah semua sekolah ditutup, sekolah yang prokesnya bagus tetap bisa jalan,” pungkas Menkes Budi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini