Hari Rabies Sedunia, Yuk Kenali Penyakit Berbahaya yang Ditularkan Anjing dan Kucing

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 28 September 2021 00:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 612 2477727 hari-rabies-sedunia-yuk-kenali-penyakit-berbahaya-yang-ditularkan-anjing-dan-kucing-6OdLHujQU4.jpg Rabies Anjing (Foto: Rabies Alberta Animal)

ANJING dan Kucing merupakan hewan peliharaan yang paling sering dipelihara orang dan diajak berinteraksi. Tapi, kedua hewan tersebut bisa menyebabkan rabies loh.

Dokter Hewan, drh. Aulia Jasmine Maharani, mengatakan penyakit rabies memang berbahaya bagi makhluk hidup. Oleh sebab itu, pada Hari Rabies Sedunia pada 28 September ini, dia berharap masyarakat juga lebih waspada terhadap penyakit ini.

Rabies atau yang lebih dikenal sebagai penyakit anjing gila merupakan salah satu penyakit mematikan. Rabies masuk ke dalam kategori penyakit zoonosis yang dapat menular melalui hewan. Penyakit ini disebabkan oleh virus rhabdovirus yang menyerang sistem saraf pusat hewan mamalia termasuk manusia.

Rabies

“Semua mamalia dapat terkena rabies, seperti: kelelawar, anjing, kucing, sigung, rakun, dan juga manusia khususnya anak-anak. Sebab anak yang berusia di bawah 15 tahun paling banyak berinteraksi dengan hewan dan meningkatkan risiko tergigit dan terinfeksi rabies,” terang drh. Jasmine dalam pemaparannya.

Adapula mamalia yang jarang terkena rabies, contohnya: kelinci, tupai, maupun tikus. Sementara hewan yang tidak terkena rabies meliputi:hewan berdarah dingin (ular), burung, serangga, dan kura-kura.

“Virus rabies terdapat pada air liur anjing, kucing, kera, dan hewan lain yang menderita rabies. Manusia dapat tertular rabies akibat gigitan anjing atau hewan penular rabies lainnya. Manusia yang digigit oleh anjing yang terinfeksi rabies belum tentu akan terjangkit rabies," katanya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini