Pfizer Mulai Uji Coba Tahap 2 Obat Ativirus Oral untuk Lawan Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 28 September 2021 12:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 481 2478013 pfizer-mulai-uji-coba-tahap-2-obat-ativirus-oral-untuk-lawan-covid-19-j5qQf1EXmU.jpg Ilustrasi (Foto : Yahoo)

PFIZER memulai studi fase 2/3 obat antivirus oral dengan ritonavir dosis rendah untuk cegah Covid-19. Terapi ini diharapkan dapat memperlambat replikasi virus pada pasien Covid-19 agar mengurangi gejala penyakit dan timbulnya infeksi pada orang lain.

Alasan dibuatnya obat antivirus oral Covid-19 ini mengingat dampak Covid-19 yang terus berlanjut di seluruh dunia, sehingga diperlukan 'senjata' tambahan untuk benar-benar mengalahkan SARS-CoV2, termasuk variannya yang terus bermunculan.

Antivirus

"Kami percaya bahwa penanganan infeksi memerlukan perawatan yang efektif untuk orang yang tertular atau mereka yang sudah pernah terpapar. Ini akan melengkapi fungsi vaksin," kata dr Mikael Dolsten, kepala petugas ilmiah dan presiden, penelitian, pengembangan, dan medis Pfizer, dikutip dari Fox News, Selasa (28/9/2021).

Dengan target dapat memperlambat proses replikasi virus, Pfizer berharap antivirus oral ini dapat mencegah penyakit simtomatik pada mereka yang sudah pernah terpapar dan menghambat timbulnya infeksi pada orang lain.

Baca Juga : Mengenal Actemra yang Dipakai Ari Lasso, Obat Paling Ultimate untuk Pengobatan Covid-19

Studi Fase 2/3 Pfizer yang disebut EPIC-PEP, (Evaluation of Protease Inhibition for Covid-19 in Post-Exposure Prophylaxis), ini adalah uji coba acak, double-blind, terkontrol dengan plasebo. Uji coba melibatkan 2.660 orang dewasa sehat berusia 18 tahun hingga lansia yang tinggal dengan anggota keluarga yang infeksi Covid-19 bergejala yang dikonfirmasi.

Peserta penelitian akan secara acak menerima PF-07321332/ritonavir atau plasebo dua kali setiap hari selama lima atau 10 hari. Perawatan ini dirancang untuk diberikan lebih awal (seperti tanda pertama atau infeksi atau kesadaran akan pajanan) sementara ritonavir dimaksudkan untuk memperlambat metabolisme antivirus PF-07321332 sehingga membantu melawan virus untuk jangka waktu yang lebih lama.

“Mengingat kemunculan dan evolusi varian SARS-CoV2 yang berkelanjutan dan dampaknya yang luar biasa, kami terus bekerja untuk mengembangkan dan mempelajari cara-cara baru agar kandidat antivirus oral yang kami investigasi berpotensi menurunkan dampak Covid-19, tidak hanya pada pasien, tetapi juga kehidupan keluarga dan anggota rumah tangga mereka," kata Dolsten.

Perusahaan bermaksud mengevaluasi keamanan dan kemanjuran kandidat obat dalam mencegah infeksi dan gejala SARS-CoV-2 yang dikonfirmasi selama dua minggu. Pada uji coba tahap awal, antivirus oral dinilai aman dan ditoleransi dengan baik.

Program global melibatkan penelitian lain yang sedang berlangsung, seperti pasien yang terinfeksi Covid-19 dengan risiko tinggi, sementara uji coba lain mencakup pasien dengan risiko rendah hingga sedang yang masing-masing dimulai pada Juli hingga Agustus kemarin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini