Antisipasi Gelombang 3 Pandemi, Masyarakat Diminta Segera Vaksinasi

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 29 September 2021 08:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 29 481 2478476 antisipasi-gelombang-3-pandemi-masyarakat-diminta-segera-vaksinasi-hnq1OxKTsI.jpg Ilustrasi vaksinasi covid-19. (Foto: Tirachardz/Freepik)

GUNA mengantisipasi munculnya gelombang ketiga pandemi, pemerintah meminta semua lapisan masyarakat segera melakukan vaksinasi covid-19. Kemudian protokol kesehatan wajib diterapkan secara ketat, meskipun situasi penanganan covid-19 di Indonesia makin baik.

"Tetap disiplin protokol kesehatan dan percepat vaksinasi untuk mengantisipasi gelombang ketiga covid-19," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dalam keterangan resminya, Selasa 28 September 2021.

Baca juga: Ada Varian R1, Prof Wiku: Pengingat kalau Covid-19 Belum Hilang 

Ia menjelaskan bahwa hasil evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) selama sepekan terakhir hingga 26 September 2021 menunjukkan perbaikan. Sebagai contoh di Jawa dan Bali terdapat 3 kabupaten/kota yang dapat turun dari level 3 ke 2.

Ilustrasi pandemi covid-19. (Foto: Okezone)

Salah satunya adalah Kota Blitar yang mengalami penurunan level PPKM karena cakupan vaksinasi mencapai 92 persen dan tingkat kasus covid-19 terus membaik.

Baca juga: Uji Coba Obat Covid-19 Milik Pfizer Mulai Masuki Tahap Akhir, Kapan Bisa Digunakan? 

Sementara dari 10 kabupaten/kota di luar Jawa dan Bali yang menerapkan PPKM level 4 terdapat 2 kabupaten/kota yang dapat turun ke level 2, yakni Banjarmasin dan Kutai Kartanegara. Selain itu, terdapat 7 kabupaten/kota turun ke level 3. Tercatat hanya ada 1 kabupaten/kota yang masih di level 4, yakni Kabupaten Bangka.

"Update status resmi level PPKM di tiap daerah tetap disampaikan 4 Oktober 2021, sesuai skenario awalnya. Dan update status PPKM disampaikan per 2 pekan, evaluasinya tetap per pekan," jelas Johnny, seperti dikutip dari Antara.

Dia menambahkan, angka kasus harian nasional kini berada di angka 1.760 kasus atau turun 96 persen dari puncaknya pada 15 Juli 2021 yang mencapai 56.757 kasus. Saat ini jumlah kasus aktif nasional adalah 42.769 kasus atau turun 92,6 persen dari puncaknya pada 24 Juli 2021 yang 574.135 kasus aktif.

"Positivity rate nasional 7 hari terakhir berada di bawah 1 persen dengan jumlah rata-rata orang yang di testing mencapai 170 ribu hari," ujarnya.

Baca juga: 3 Bahan Alami untuk Cerahkan Siku dan Lutut Gelap 

Johnny mengatakan bahwa pemerintah meminta semua daerah dapat memaksimalkan seluruh instrumen yang ada untuk mengoptimalkan penanganan covid-19 agar level PPKM di daerah masing-masing dapat diturunkan.

"Selain itu, kuncinya tetap diperkuat vaksinasi dengan target nasional 2,3–2,5 juta suntikan per hari dan disiplin menerapkan protokol kesehatan," tuntasnya.

Baca juga: Satgas Covid-19: Prokes Kendor, Pembukaan Aktivitas Sosial Tak Akan Bertahan Lama 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini