Dokter Jeff: Vaksinasi Covid-19 Adalah Masa Depan bagi Anak-Anak

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 29 September 2021 18:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 29 481 2478853 dokter-jeff-vaksinasi-covid-19-adalah-masa-depan-bagi-anak-anak-5TdAl8DS7n.jpg Ilustrasi (Foto : Livescience)

INDONESIA hingga sekarang belum memutuskan untuk memberikan vaksinasi Covid-19 kepada anak di bawah usia 12 tahun. Hal ini berkaitan dengan masih belum adanya vaksin yang dianggap cukup aman diberikan kepada kelompok usia tersebut.

Sementara itu, kegiatan sekolah tatap muka sudah diberlakukan di beberapa wilayah. Artinya, mereka yang berusia di bawah 12 tahun sudah mesti kembali bertemu orang lain yang mungkin ada celah untuk penyebaran Covid-19.

vaksinasi covid-19

Untuk itu, pada kelompok usia di bawah 12 tahun, protokol kesehatan menjadi hal yang paling utama untuk diperhatikan. Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr Jeff Aloys (dr. Jeffri Aloys Gunawan, SpPD), menyatakan, prokes adalah satu-satunya senjata bagi anak di bawah 12 tahun bertahan di tengah pandemi.

"Mereka belum merasakan privilege yang dirasakan usia 12 tahun ke atas yang mendapat vaksinasi. Karena itu, prokes amatlah penting bagi mereka agar tetap aman dari paparan Covid-19 saat bersekolah tatap muka," paparnya saat diwawancarai di Instagram Live Okezone Stories X Sindo, Rabu (29/9/2021).

Baca Juga : Antisipasi Gelombang 3 Pandemi, Masyarakat Diminta Segera Vaksinasi

Namun sayangnya, untuk kelompok usia 12 tahun ke atas saja masih banyak yang belum mendapatkan vaksin, salah satu penyebabnya adalah tidak mendapat izin dari orangtua. "Ya, izin orangtua adalah salah satu syarat anak mendapatkan vaksin dan ada 15% anak yang tidak divaksin karena dilarang orangtuanya," papar dr Jeff.

Padahal, sambungnya, vaksinasi adalah hal yang cukup penting selain memastikan prokes berjalan dengan disiplin. "Vaksinasi adalah masa depan bagi anak-anak kita. Dengan membiarkan si anak menerima vaksin, artinya kita sebagai orangtua memastikan si anak memiliki masa depan," tambahnya.

Dokter Jeff menerangkan bahwa anak yang tidak divaksinasi Covid-19 sangat tinggi risikonya mengalami perburukan kesehatan jika dia terpapar Covid-19. Bahkan, sekalipun si anak tidak memiliki komorbid.

"Anak harus berjuang melawan Covid-19, karena itu vaksinasi menjadi senjata lain yang harus diberikan supaya si anak tidak gugur dalam perang melawan Covid-19," ungkap dr Jeff.

vaksinasi covid-19

Ia pun menambahkan bahwa anak-anak sangat mudah tertular dan menularkan Covid-19. Maka dari itu, menjadi cukup penting vaksinasi pada usia anak-anak terlebih dia masih tinggal dengan orangtua bahkan kakek dan neneknya.

"Jangan biarkan si anak malah jadi penyebar virus di dalam rumah karena tidak divaksinasi. Jika si anak divaksin, ia tak hanya melindungi dirinya sendiri, tetapi juga anggota keluarga lainnya yang ada di rumah," tambah dr Jeff.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini