Waspada, Kelainan Jantung Bawaan pada Anak Bisa Sebabkan Malnutrisi!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 30 September 2021 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 30 481 2479098 waspada-kelainan-jantung-bawaan-pada-anak-bisa-sebabkan-malnutrisi-lfqFm5MBiR.jpeg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

DOKTER Spesialis Anak Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik, Dr. dr. I Gusti Lanang Sidhiarta Sp.A(K) menjelaskan, anak dengan kelainan jantung bawaan (KJB) memiliki risiko yang signifikan terjadinya ketidakseimbangan energi.

Sebagaimana diketahui, anak dengan KJB memiliki kelainan pada fungsi maupun struktur jantung. Berdasarkan data dari Indonesia Heart Association, angka kejadian KJB di Indonesia diperkirakan mencapai 43.200 kasus dari 4,8 juta kelahiran hidup atau 9 : 1.000 kelahiran hidup setiap tahun.

Dokter Gusti menjelaskan, ketidakseimbangan energi ini jika dibiarkan berlarut-larut maka dapat menyebabkan malnutrisi. Sebab kebutuhan gizi terutama energi dan protein pada pasien KJB lebih besar dari yang direkomendasikan.

"Kebutuhan energi dan protein pada anak dengan KJB berdasarkan kebutuhan fisiologis, usia dan berat badan. Sementara toleransi volume cairan terbatas karena adanya disfungsi jantung," terang dr. Gusti, dalam Webinar 'Pentingnya Dukungan Nutrisi Tepat untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Anak dengan Kelainan Jantung', Rabu (29/9/2021).

Baca Juga : Anak Punya Kelainan Jantung Bawaan? 4 Goals Ini Wajib Dipenuhi

Oleh karena itu, terapi nutrisi pada anak dengan KJB adalah dengan memastikan kalori dan protein yang cukup untuk memfasilitasi kenaikan berat badan. Bentuk paling umum terapi nutrisi pada anak di atas 1 tahun yang mengalami KJB adalah penggunaan formula tinggi kalori untuk mengurangi volume cairan yang diberikan.

"Perbaikan gizi anak dengan KJB dapat mencegah atau menurunkan angka kesakitan dan kematian, mendukung tumbuh kembang yang optimal, dan memberikan angka keberhasilan operasi koreksi jantung dengan hasil yang lebih baik, serta kualitas fisik dan mental yang optimal di masa depan," tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini