Share

Anak Berkebutuhan Khusus Apakah Aman Divaksin Covid-19?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 30 September 2021 14:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 30 481 2479297 anak-berkebutuhan-khusus-apakah-aman-divaksin-covid-19-WDTdkHxxyy.jpg Anak berkebutuhan khusus (Foto: Guardian helmet)

RUPANYA masih banyak pertanyaan mengenai vaksin Covid-19 untuk anak, termasuk soal anak berkebutuhan khusus apakah boleh menerimanya.

Menurut Dokter Jeff Aloys, seorang Dokter Spesialis Penyakit Dalam, anak berkebutuhan khusus boleh divaksinasi Covid-19. Ia mengatakan, sudah banyak melihat langsung kelompok anak-anak tersebut menerima vaksin.

Vaksin Covid-19 

"Sudah banyak anak-anak berkebutuhan khusus, termasuk anak tuli, menerima vaksinasi Covid-19. Jadi, orangtua jangan khawatir bahwa anak disabilitas tetap boleh divaksinasi, asal sudah melewati skrining kesehatan," terangnya dalam sesi wawancara di Instagram Live Okezone Stories X Sindo, belum lama ini.

Ya, mau bagaimana pun setiap individu yang hendak divaksin Covid-19 harus diskrining terlebih dulu kesehatannya. Ini bertujuan untuk melihat apakah ada faktor risiko yang mungkin akan memengaruhi reaksi vaksin.

"Dilihat tuh saat skrining, apakah si anak ada alergi, lalu tensinya apakah di bawah 140/100 atau tidak. Kemudian, apakah si anak sedang mengonsumsi jenis obat yang dapat menurunkan kekebalan tubuh. Jika iya, vaksinasi akan ditunda," papar dr Jeff yang punya nama asli dr Jeffri Aloys Gunawan, SpPD.

"Proses skrining ini penting sehingga anak dapat manfaat optimal dari vaksin yang diberikan, dengan risiko seminimal mungkin," lanjutnya.

Perlu Anda ketahui, baik untuk anak berkebutuhan khusus atau tidak, ada syarat yang mesti dipenuhi sebelum divaksinasi. Menurut dr Jeff, berikut ulasan singkatnya:

1. Kondisi tubuh si anak mesti fit. Jadi, kalau si anak lagi flu, demam, atau batuk, maka tidak disarankan menerima vaksin Covid-19

2. Anak dengan alergi berat, terutama alergi pada komponen yang ada di dalam vaksin, maka sebaiknya tidak menerima vaksin. Namun, untuk lebih pastinya konsultasikan ke dokter anaknya.

3. Anak dengan gangguan kekebalan tubuh disarankan tunda dulu, terlebih jika si anak sedang mengonsumsi obat imunosupresan.

4. Anak dengan kelainan darah, seperti mudah berdarah, juga sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter anaknya agar lebih jelas status bisa menerima vaksin atau tidak.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini