Jangan Pakai SKM sebagai Pengganti ASI, Ini Alasannya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 01 Oktober 2021 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 01 298 2479807 jangan-pakai-skm-sebagai-pengganti-asi-ini-alasannya-gh6rGJa0Ly.jpg SKM (Foto: Shutterstock)

SUSU Kental Manis (SKM) menjadi salah satu pangan favorit yang bisa ditambahkan ke banyak makanan. Walaupun disebut susu, namun SKM ini tidak bisa diberikan kepada bayi maupun anak di bawah usia satu tahun sebagai pengganti ASI.

Sebagimana diketahui, sebagian masyarakat mungkin berpikir untuk memberikan buah hatinya SKM sebagai salah satu pengganti ASI. Ini disebabkan karena rasa SKM yang manis dan disukai bayi serta harganya yang relatif terjangkau.

 ASI

Merangkum dari laman Instagram resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Jumat (1/10/2021), sebagai orangtua ada baiknya untuk mengonsumsi SKM dengan bijak, sebab produk ini tidak bisa menggantikan ASI dan tidak cocok dikonsumsi untuk bayi sampai usia 12 bulan.

SKM sama seperti pangan lainnya, tidak dapat dikonsumsi sebagai satu-satunya sumber gizi. Bayi yang sedang dalam masa pertumbuhan harus mengonsumsi pangan yang aman, beragam, dan bergizi seimbang.

SKM tidak dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai hidangan tunggal berupa minuman susu. SKM dapat digunakan sebagi topping, pelengkap, atau campuran pada makanan atau minuman. SKM juga memiliki kandungan gula yang tinggi.

Oleh sebab itu, perhatikan kembali label produk SKM. Pada label SKM tidak boleh ada pernyataan atau visualisasi yang menggambarkan bahwa susu kental manis dan analognya disajikan tunggal berupa minuman susu dan sebagai satu-satunya sumber gizi serta menampilkan anak di bawah usia lima tahun.

Ada baiknya anak di bawah usia 12 bulan, konsumsi SKM diganti dengan susu formula jika ASI-nya tidak mencukupi atau bisa juga dengan memberikan makanan pendamping ASI dengan kadar gizi seimbang.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini