Mengenal 6 Jenis Batik Khas Puro Pakualaman dari Istana Kerajaan Yogyakarta

Melati Septyana Pratiwi, Jurnalis · Sabtu 02 Oktober 2021 19:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 02 194 2480315 mengenal-6-jenis-batik-khas-puro-pakualaman-dari-istana-kerajaan-yogyakarta-8vXCQhJDYw.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Batik Bayu Krastala

Batik Bayu Krastala berasal dari seri Asthabrata dannaskahnya sestradisuhul wedono renggan tentang Batara Bayu. Batik ini mengandung teladan kegigihan seorang Batara Bayu. Seorang pemimpin diisyaratkan memiliki keteguhan hati dan tidak mudah terhasut.

Keteguhan sikap dari Batara Bayu membuat rakyat tidak bertindak semena-mena, tunduk, dan patuh pada pemimpin karena beliau adalah pemimpin yang tegas dan konsisten.

Batik Pepadan Dandang Gulo Sari Bremono

Batik ini diambil dari pepadan atau tembang dandang gulo. Motif batik Pepadan Dandang Gulo Sari Bremono terinspirasi dari pepadan dandang gulo yang memiliki makna kewibawaan dan mengandung nasihat Brahmana.

Siapapun yang memakai kain bermotif pepadan dandang gulo sari bremono ini diharapkan dapat membuat sang pemakai tampil lebih anggun, berwibawa dan sanggup menjalankan perintah kebaikan dari para brahmana.

Dalam wawasan batik yang dibagikan oleh GKBRA Adipati Paku Alam, beliau juga menuturkan bahwa penciptaan Batik Pakualaman tidak hanya bersumber dari naskah kuno atau mutrani batik klasik saja. Namun bisa juga terinspirasi dari flora dan fauna di Puro Pakualaman serta benda pusaka.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini